oleh

TIDAK HADIRNYA KAPOLDA MENEMUI MASSA AKSI, KATA KABID HUMAS BELIAU ADA KEGIATAN LAIN YANG TIDAK BISA DITINGGALKAN

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Ketidakhadiran Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Akhmad Wiyagus,SIK.,M.SI M.M menemui
Aksi damai para insan Pers yang mengatasnamakan Aliansi Wartawan Gorontalo dikatakan oleh Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK karena adanya kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan.(Kamis 15/10/2020)
“Teman-teman pers mestinya paham, bahwa tugas Kapolda itu begitu padat, sehingga tidak semuanya bisa dihandle, maka dari itu kita kenal yang namanya pendelegasian tugas dan alasan ketidakhadiranpun sudah disampaikan kepada Korlap. Saat kegiatan aksi damai wartawan kemarin ada saya, ada Dir Samapta, Dir Reskrimum, ada Kabid Propam, semua hadir mewakili Bapak Kapolda siap menerima dan melayani aksi damai dari teman-teman media, namun Korlap tidak mau dan justru memaksa Kapolda serta Wakapolda yang harus hadir, kemudian membuat penafsiran lain, gak boleh begitu dong,”ujar Wahyu.
Wahyu katakan bahwa saat ini banyak permasalahan yang terjadi diwilayah Propinsi Gorontalo yang perlu mendapatkan perhatian agar tetap terjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Ada Pilkada, ada persoalan Covid19, ada persoalan terkait aksi penolakan UU Cipta Kerja dan lain sebagainya, tentu ini harus diantisipasi , agar tidak terjadi kerusuhan sebagaimana yang terjadi di luar Gorontalo, dan semua itu menjadi perhatian dari Bapak Kapolda untuk bagaimana menjaga keamanan dan mempertahankan kondusifitas Propinsi Gorontalo,”jelas Wahyu.
Wahyu mengajak kepada seluruh teman-teman media untuk jalin kembali kemitraan, karena pada dasarnya Polisi dan wartawan itu adalah mitra.
“Polisi dan wartawan itu tidak bisa dipisahkan,dalam menjalan tugas tentunya bisa terjadi kesalahpahaman, mari kita bersikap dewasa, duduk bersama, dan kita cari solusi terbaik atas semua benang kusut yang terjadi, kita coba urai kembali,”ungkap Alumnus Akpol 98 tersebut.

Komentar

News Feed