oleh

TIM GABUNGAN LAKUKAN OLAH TKP KASUS PENEMBAKAN DI DISTRIK HITADIPA KABUPATEN INTAN JAYA


Investigasi Bhayangkara Indonesia, com.
Jayapura – Pada hari Sabtu tanggal 26 September 2020 pukul 09.06 WIT, bertempat di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya, telah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) 2 kasus penembakan terhadap Alm. Pratu Dwi Akbar, Alm. Pdt. Yeremias Zanambani dan Alm. Serka Sahlan oleh tim gabungan TNI/Polri yang dipimpin oleh Ipda Y. Urbinas serta didampingi langsung oleh Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G. Antara.

Rangkaian kegiatan:
Pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 09.06 WIT, seluruh personel melaksanakan apel persiapan menuju Distrik Hitadipa di Guest House Pos Brimob Satgas Pam Rahwan yang dipimpin Kapolres Intan Jaya.

Pukul 08.13 WIT, seluruh personel tiba di Kampung Sugapa Lama, dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Kampung Hitadipa, karena akses jalan untuk kendaraan roda empat terputus.

Pukul 09.06 WIT, seluruh personel tiba di Pos TNI Satgas Apter dan Pos 400 R Hitadipa guna melaksanakan koordinasi dengan anggota dari Korem 173 PVB terkait akan dilaksanakan olah TKP. Adapun 3 lokasi dilaksanakannya olah TKP yakni, Pos TNI Satgas Apter Hitadipa, Kampung Bomba Distrik Hitadipa dan Kampung Sugapa Lama, Distrik Hitadipa.

Pukul 12.15 WIT, pelaksanaan olah TKP berjalan dengan aman dan lancar, selanjutnya seluruh personel kembali menuju Guest House Pos Brimob Satgas Pam Rahwan Intan Jaya guna melakukan apel konsolidasi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, Olah TKP yang dilaksanakan oleh tim gabungan TNI/Polri guna mengumpulkan bukti-bukti kuat terkait penembakan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya sehingga mendapatkan titik terang dari retetan kasus penembakan tersebut.

Kita ketahui bersama bahwa dalam kurun 2 bulan terakhir ini telah terjadi kasus kekerasan yang di lakukan oleh KKB di Kabupaten Intan Jaya, dimana dari kejadian tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Kami tegaskan bahwa, Aparat TNI/Polri akan melakukan penegakkan hukum terhadap kelompok tersebut karena sudah meresahkan warga yang ada disekitar daerah tersebut.

Jayapura, 27 September 2020

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua,

Komentar

News Feed