oleh

TIM PSIKOLOGI DAN SDM POLDA SUL-SEL SELENGGARAKAN PSIKOTES DENGAN PROTOKOL COVID-19

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com. Di tengah-tengah situasi pandemic covid-19, rekrutmen calon praja IPDN tetap berjalan dengan baik. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan psikotes tahun ini diserahkan kepada POLRI karena pertimbangan covid-19 yang belum berakhir.
Tim Psikotes Polda Sulawesi selatan kemaren pada hari selasa 15 september 2020 telah melaksanakan psikotes dengan protocol covid-19. AKP Muh. Asep Muharram, S.Psi, M.Psi, Psikolog, selaku tim pelaksanaan tes psikologi memberikan tanggapannya bahwa pelaksanaan psikotes kali ini diikuti sebanyak 83 calon praja. Mereka mengikuti psikotes harus dengan protocol kesehatan covid-19. Walau bagaimanapun kita tetap waspada dengan bahaya virus tersebut yang masih mewabah hingga saat ini. Beliau menuturkan bahwa tim psikologi polda merasa senang memperoleh amanah terebut. Itu berarti masyarakat dan pemerintah masih memberikan kepercayaan (trust) yang baik terhadap institusi kepolisiian.
Beliau juga menungkapkan bahwa selaku pengayom masyarakat dan bagian dari institusi negara, kepolisian akan selalu siap untuk diberikan amanah dan tanggung jawab apapun demi untuk bangsa dan negara. Termasuk dalam hal merekrut calon praja yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.
Pelaksanaan psikotes yang dilaksanakan kali ini awalnya sedikit mengalami kendala karena keterbatasan tenaga/personil. Namun pada akhirnya dapat terlaksana sesuai dengan jadual dan rencana semula karena sangat terbantu oleh tim KKP (kuliah kerja profesi) mahasiswa Fakultas Psikologi UNM. Diantara mahasiswa KKP Fakultas Psikologi UNM yang aktif dalam kegiatan ini adalah Muhammad Aulia Rahmat, Nur Rahmah Abdullah, Mutiana dan St. Atika.
Menurut dosen pembimbing KKP bapak Dr. H. Ahmad Razak, S.Psi., M.Si bahwa mahasiswa KKP fakultas Psikologi UNM yang ditugaskan di Polda Sul-sel adalah mahasiswa pilihan yang selama ini aktif dalam kegiatan organisasi maupun sebagai voluntir dalam kegiatan-kegiatan psikotes. Meskipun demikian mereka harus memiliki lebih banyak pengalaman dalam berbagai kegiatan di tengah-tengah masyarakat. Jadi selain KKP ini bertujuan untuk menimba pengalaman dalam dunia kerja juga bermaksud untuk memberikan kontribusinya terhadap masyarakat terkait ilmu pengetahuan yang diperoleh selama ini dibangku kuliah.

Komentar

News Feed