TNI AL BANYUWANGI Terus Upayakan Cari Korban KM Bintang Sonar.

JA-TIM213 Dilihat

Investigasi Bhayangkara Indonesia, com Banyuwangi-Jatim. Komandan Pos TNI AL Muncar-Banyuwangi, Letda Laut (P) Triyono terus melakukan koordinasi dengan Komandan Pos TNI AL Grajagan-Banyuwangi Peltu Pum Andik Karnavian di POSAL Muncar (4/8/2021) guna melanjutkan pencarian 4 orang ABK yg tenggelam korban peristiwa laka laut  KM. Bintang Sonar di Watu 2 / Batu Mandi (Ngente) Perairan Plengkung Senin (02/08/2021) lalu yang masih belum di temukan.
Dari penelusuran fakta dilapangan, diketahui kapal nelayan purse saine tipe Slerek Pemburu yang mengalami Laka Laut adalah KM. Bintang Sonar milik H. Matsudi warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi dengan  jumlah ABK 10 orang. Peristiwa nahas itu terjadi sewaktu kapal bergerak pulang ke Pelabuhan Muncar, akan tetapi di sekitaran Batu Dua, Tanjung Bantenan kapal terkena hujan dan badai sehingga kapal tenggelam. Adapun 10 ABK tersebut berenang ke tepi dengan alat seadanya.

Upaya pencarian yang telah dilakukan Pos TNI AL Muncar, Pos TNI AL Grajagan, SatPol Airud Polresta Banyuwangi, BPBD Kabupaten Banyuwangi juga dibantu oleh nelayan setempat dimulai dari hari Senin (2/8/2021). 

Pelaksanaan pencarian korban KM. Bintang Sonar berdasarkan laporan nelayan kepada Komandan Pos TNI AL Grajagan dan diteruskan kepada Komandan Pos TNI AL Muncar, bahwa satu kapal Slerek Pemburu mengalami Laka Laut akibat cuaca buruk di Batu Dua Tanjung Bantenan Perairan Muncar. Setelah menerima laporan tersebut Letda Laut (P) Triyono melaporkan peristiwa tersebut kepada Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi.

Letkol Laut (P) Eros Wasis, M.Tr.,(Han).,CTMP selaku Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi, memerintahkan kepada Pos TNI AL Muncar dan Pos TNI AL Grajagan untuk melaksanakan Search And Rescue (SAR), Pulbaket dan Puldata serta selalu berkoordinasi dengan instansi – instansi terkait dan memerintahkan dalam pelaksanaan SAR jangan lupa untuk berdo’a sebelum pelaksanaan dan utamakan keselamatan Personil (Zero Accident).

Komandan Pos TNI AL Muncar mengatakan pada IBI, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk tetap melanjutkan pencarian 4 korban yang masih belum di temukan.

“Kita akan terus melakukan pencarian terhadap korban dan kegiatan SAR ini akan kami laksanakan sampai dinyatakan selesai.” Ucap Triyono.

Secara terpisah, salah satu ABK Kapal Motor Nelayan Bintang Sonar yang selamat dari peristiwa laka laut tersebut bernama Budi warga desa Tembokrejo-Muncar, menuturkan bahwa setelah kapal karam di hantam badai dan hujan lebat, para ABK lompat ke laut dan berusaha berenang ke daratan dengan menggunakan alat seadanya.
Menurut Budi korban yang selamat sebanyak 6 orang sedangkan 4 korban lainnya masih dalam pencarian. 4 ABK yang selamat berkat upaya penyelamatan oleh Petugas Cagar Alam Alas Purwo pada pukul 15.30 WIB di pesisir Pantai Alas Purwo Banyuwangi, sedangkan 2 orang lainnya ditemukan oleh nelayan di perairan Karang Gendek sekira pukul 23.00 WIB kemudian dibawa ke Wana Wisata Coko menggunakan Speed Boat yang diawaki oleh bapak Sutris dan bapak Yanto.
” Karena kedua korban dalam kondisi lemas sehingga langsung dibawa ke PKU Muhamadiyah Muncar guna mendapatkan perawatan lebih lanjut” kata Budi.

Hingga berita ini ditayangkan pelaksanaan Search And Rescue (SAR) terhadap korban Laka Laut KMN Bintang Sonar masih dilaksanakan oleh Pos TNI AL Muncar, Pos TNI AL Grajagan beserta instansi terkait dan unsur maritim sebagai Gabungan. (IF/Team)