oleh

Via Daring, Napi Lapas Rangkasbitung ikuti Pelatihan Ternak Ayam Petelur

Investigasi bayangkara Indonesia, com. -Lebak menyusul ditetapkannya Lembaga Pemasyarakatan kelas III Rangkasbitung sebagai Lapas sentra Produktif dibidang Peternakan Ayam Petelur tahun 2021, Lapas Kelas III Rangkasbitung langsung tancam gas mempersiapkan dan melakukan aksi nyata salah satunya dengan menggandeng mitra, kali ini tidak tanggung-tanggung mengajak sebuah perusahan bonafit dibidangnya menggelar pelatihan dibidang Peternakan ayam petelur bagi 20 orang yang berlangung di Ruang Aula Pembinaan, Kamis (22/10)
Dalam sambutannya Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto, mengatakan apresiasinya kepada Direktur PT. Swen Inovasi Transfer yang telah mau bekerjasama dengan Lapas Kelas III Rangkasbitung untuk mendukung kegiatan pembinaan bagi WBP.
“Alhamdulillah kita mendapat support penuh dari Direktur PT. Swen Inovasi Transfer, Dr. Sri Wahyuni dalam memberika n kegiatan pelatihan, dukungan juga diberikan terhadap pengembangan pondok asimilasi menjadi Sarana Asimilasi dan Edukasi yang akan menjadi sentra agrobisnis dan agro wisata di Kabupaten Lebak. Sudah banyak lahan/ tempat yang dipoles oleh PT. Swen ini dan saat ini menjadi primadona diwilayahnya, semoga tempat kita juga bisa seperti itu dan bahkan lebih baik, kita ingin menunjukan bahwa kreatifitas para santri binaan mampu menghasilkan media sarana asimilasi edukasi yang bermanfaat bagi semua orang terutama WBP yang sedang menggali dan menbambah bekal hidupnya selama menjalani proses pidana” Kata Kalapas dalam sambutannya.
Menurut kalapas, nantinya Pondok Asimilasi Lapas Rangkasbitung akan di grand designkan menjadi sebuah tempat yang tidak hanya menjadi tempat budidaya dan pusat pelatihan juga enak untuk dipandang dan menjadi objek wisata pertanian, perkebunan dan peternakan di wilayah Kabupaten Lebak.
“master plannya sudah ada, tinggal finalisasi, semoga nantinya bisa segera kita luncurkan konsepnya, dan saat ini progresnya sudah berjalan dibantu oleh beberapa mitra, salah satunya PT. Swen Inovasi transfer. Kami sangat welcome bagi siapapun mitra yang hendak berkontribusi bagi kemanfaatan ruang ini, karena tugas pembinaan akan lebih efektif jika semua stakeholder bisa saling sinergi” Pungkas Budi Kalapas asal bandung ini.
Hal yang sama juga disampaikan Direktur PT. Swen Inovasi Transfer, Dr. Sri Wahyuni, ia melihat apa yang digambarkan dan disampaikan serta impelemntasi di lapangannya, Pondok Asimilasi Lapas kelas III Rangkasbitung memiliki potensi yang luar biasa baik dari sisi potensi lahan dan potensi kreatifitas SDM.
“pelatihan peternakan ayam petelur ini akan menjadi potensi dan peluang bagi warga binaan, dan lapas Rangkasbitung memiliki keunggulan karena tidak hanya akan digelar secara teori, setelah ini kita akan langsung praktekan , sekaligus ini juga menyesuaikan dengan grand design yang akan kita wujudkan yaitu Sarana asimilasi dan edukasi L’KAS Botanical Garden. Dari hasil ini semoga para santri binaan bisa mendapatkan bekal ilmu cara budidaya bidang peternakan ayam petelur, dan termotivasi untuk memulai bisnis sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, insyallah jika ditekuni akan berhasil” Pesan Dr. Sri Wahyuni yang juga merupakan Dekan di Universitas Pakuan Bogor ini.
Sebagai informasi, kegiatan pelatihan ini akan berlangsung beberapa hari kedepan menyesuaikan dengan standar pelatihan dan dilakukan dengan metode teori dan praktek serta hasilnya dilakukan pengujian untuk mendapatkan sertifikat keahlian
Kontributor: pratamadzyogas/ deni. R

Komentar

News Feed