Wakapolda Jateng Bagikan Bansos di Lokasi Pengumpul Barang Bekas

JA-TENG144 Dilihat

Investigasi bhayangkara Indonesia com Semarang (Jawa Tengah) – Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji mewakili alumni Akademi Kepolisian 1993 menyerahkan bantuan sosial sembako secara simbolis kepada warga masyarakat di lokasi pengumpulan barang bekas, di Medoho, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Kamis (19/08/2021).

Disampaikan oleh Wakapolda Jateng, situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang sudah terjadi sejak Maret 2020, memukul seluruh sektor kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya dan Jateng pada khususnya. Tidak hanya sektor kesehatan yang terpukul, tetapi juga sektor ekonomi masyarakat juga terdampak pandemi Covid-19. Pembagian sembako kepada warga kurang mampu itu, dilakukan sesuai Protokol Kesehatan yang ketat.

“Banyak masyarakat yang kemudian terpuruk dan tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, karena kehilangan pekerjaan atau pendapatannya berkurang selama diterapkan pembatasan kegiatan PPKM saat ini. Atas kondisi yang terjadi di tengah masyarakat itu alumni Akademi Kepolisian 1993 Batalyon Pesat Gatra menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Khusus untuk di Kota Semarang, dipusatkan di lokasi pengumpulan barang bekas di Jalan Medoho Kecamatan Pedurungan. Sedangkan, untuk di wilayah Jateng, bantuan diberikan ke wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Batang serta Boyolali sebanyak dua ribu bingkisan sembako,” ujar Wakapolda.

Lanjut, Wakapolda, kegiatan yang kami lakukan pada siang hari ini, juga dilakukan di beberapa Polda lainnya, khusus pada hari ini, ada di wilayah Jawa – Bali. Tentu kita semua sama sama ketahui, bahwa sejak bulan Maret 2020 hingga hari ini bukan hanya negara kita namun juga ada beberapa negara lainnya mengalami sebuah peristiwa dan mengalami sebuah keprihatinan. Yaitu, kita dilanda pandemi Covid-19.

Wakapolda juga tidak bosan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat, agar menerapkan Protokol Kesehatan dengan disiplin mematuhi gerakan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan untuk memerangi Covid-19.

“Kalau gerakan 5M itu berat, bapak ibu bisa dengan 1M saja yang pertama, yakni memakai masker jangan kendor dan jangan lengah,” tutur Wakapolda.