oleh

WAKAPOLDA PAPUA BERIKAN BANTUAN SEMBAKO DI PANTI JOMPO TRESNA WREDA SENTANI

Investigasibbayangkara.com, Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2020, pukul 11.00 Wit bertempat di Halaman Aula Serbaguna Panti Jompo Tresna Werda Pos VII Sentani, telah dilaksanakan pembagian sembako dalam rangka gerakan bhakti sosial Polri peduli dampak Covid-19 Polda Papua.

Hadir dalam kegiatan:
Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki, Karo SDM Polda Kombes Pol Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum, Kabagwatpers Biro SDM Polda Papua AKBP Akdamina Deda,SH, Kapolres Jayapura AKBP DR.Victor Mackbon,SH.,S.IK.,M.Hum, Kasat Lantas Polres Jayapura Andika Perkasa,SH.,S.IK, Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu Max Imoliana.

Ketua Yayasan panti Jompo Tresna Werda Albertina Monim,ST dalam kesempatannya mengatakan bahwa saya selaku Ketua panti jompo tresna werda mewakili para lansia di panti jompo ini mengucapkan terima kasih kepada Polri dalam hal ini Polda Papua yang telah memberikan bantuan sembako kepada kami penghuni Panti Tresna Werda.

Meskipun di saat ini kita sedang dalam situasi pandemi Covid 19 dan bulan puasa masih ada yang peduli dengan kami untuk memberikan bantuan kepada kami, sekali lagi atas nama penghuni panti jompo tresna werda saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda Papua dan Wakapolda serta Polda Papua yang telah memberikan bantuan kepada kami.

Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki, dalam kesempatannya mengatakan bahwa arahan dari Bapak Kapolri bahwa mulai hari ini membantu memberikan motivasi semua yang terdampak covid19, semua sehingga bapak Kapolda Papua memberikan bantuan ini. Di samping itu bapak Kapolda Papua bekerjasama dengan The Spirit Of Papua yang sudah banyak menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian di tengah pandemi covid-19.

Ada juga di ciptakan dapur umum setelah pandemi Covid-19, dapur umum untuk membantu masyarakat agar jangan meninggal karena kelaparan. Saya minta informasi itu melalui Bhabinkamtibmas, melalui Intelijen mana yang bisa untuk saudara-saudara kita selain yang ODP, OTG, PDP akan di ciptakan juga dapur umum di Polres – Polres dan juga di Polda Papua.

Ini langkah – langkah pemerintah selain pribadi yang di upayakan, kita sudah siapkan untuk tim – tim gugus untuk melayani yang sakit dan melayani mungkin ada yang meninggal kita sudah siapkan semua.

Saya berharap di papua ini dapat di kendalikan dengan baik sehingga covid-19 ini dapat kita lawan bersama-sama, saya berharap dari 320 (tiga ratus dua puluan) sekarang positif, yang meninggal 7 (tujuh) berarti hanya berapa persen yaitu 2% (Dua persen) dari yang sakit itu yang meninggal tinggal 2% jadi keuntungan di Indonesia ini, bukan seperti Amerika yang meninggal ribuan.

Apakah karena cuaca atau daya tahan tubuh orang di Indonesia ini, mudah-mudahan lama-lama Covid-19 ini menjadi Flu biasa sehat dan tidak mematikan. Sedangkan yamg meninggal kemungkinan punya riwayat penyakit, ada yang berumur 74 tahun juga sembuh, ini agar di sampaikan agar kita tidak panik dengan Covid-19.

Upaya kita memang sudah sampai mulai di batasi pada kampung-kampung yang di dapati pandemo Covid-19 mulai di tangani oleh Tim Gugus Tugas dengan tidak ijinkan keluar rumah, mudah-mudahan dengan adanya pembatasan ini pandemi covid-19 mulai cepat selesai minimal satu bulan agar tidak menyebar.

Jayapura, 15 Mei 2020

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua,

Komentar

News Feed