oleh

Waket GNPK Jateng Apresiasi Penerapan Sijaka di Desa-Desa se Jateng.

Semarang- investigasi Bhayangkara Indonesia com
Wakil Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK ) Jawa Tengah, Rahmat Da’wah mengapresiasi atas penerapan Sistem Aplikasi Jaga Kawal ( Sijaka) Dana Desa di Desa-Desa se Jawa Tengah, “Penerapan Sijaka di Desa, Kami mengapresiasi agar pengelolaan Dana Desa bisa lebih transparan dan Akuntabel,” ujarnya. ( Rabu, 13/1).

Dan Rahmat juga dalam pemantauan Desa selama ini banyak hal yang bisa dilakukan pihak Desa dengan Aplikasi ini untuk mempublikasi Kemajuan Desanya kepada Khalayak luas,” Siapapun bisa memonitoring perkembangan Desa melalui Aplikasi ini, intinya pengelolaan Desa serta Dana Desa yang telah dikucurkan Pemerintah pusat bisa dimonitor penggunaannya melalui Aplikasi Sijaka,” imbuh Pria yang juga Wakil Ketua LPBHNU Jateng ini kepada Media ini.

Sebelumnya Pihak Penyedia Jasa Sijaka, Heri membenarkan jika Aplikasinya ini memang dimaksudkan untuk memudahkan pengelolaan Pemerintahan Desa, “Kami hanya ingin memudahkan Pengelolaan Desa diantaranya dengan Program E-Planning, E-Budgeting, E-Monitoring, APBDes berbasis Geospasial dan juga dilengkapi Bimbingan Tehnisnya, semuanya Kami pandu agar semua Desa lebih Maju dan Smart,” ujarnya disela-sela Bimtek di Yogya beberapa waktu lalu.

Selanjutnya Heri juga menjelaskan Aplikasinya ini berbiaya murah, namun tetap berkualitas,” Membuat aplikasi ini yang sangat sederhana hanya membutuhkan dana sebesar Rp 8 jutaan setiap Desanya dengan Bimbingan Tehnis bagi para operatornya. “Ini Aplikasi yang mudah, murah dan bermanfaat guna mendukung Transparansi serta Akuntabel pengelolaan Desa,” tandasnya.

Senada juga sebagaimana disampaikan salah seorang Kepala Desa di Kabupaten Magelang yang merasa terbantu atas adanya aplikasi ini yang memudahkan pengelolaan Desa, “Aplikasi itu sangat dibutuhkan untuk membantu tugas-tugas pemerintah Desa. Dan biayanya juga cukup murah, mudah pengoperasiannya dan sangat bermanfaat bagi Masyarakat,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Pusat saat ini sedang giat-giatnya menggelontorkan dana desa, namun pihak Desa dalam pengelolaanya kadang kesulitan sumberdaya ya yang bisa berpotensi melakukan kekeliruan dalam pengelolaanya. Dan kehadiran Sijaka ini berharap mampu meminimalisir kekeliruan pengelolaan dana Desa dan bisa lebih transparan serta Akuntabel.

( Syailendra/TIM)

Komentar

News Feed