Warga Puguh Dan Sekitarnya Keluhkan Air PDAM Yang Berkerak Kalau di Masak

JA-TENG148 Dilihat

Kendal – investigasi bhayangkara Indonesia com
Banyak warga Desa Puguh, Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal dan sekitarnya mengeluh air PDAM jika di masak meninggalkan masalah yaitu mengerak putih dalam panci.

“Kalau di masak pancinya jadi putih seperti kerak gak bisa di hilangkan” ujar Ngatini ibu rumah tangga warga Desa Puguh pada wartawan kamis 22/7/2021.

Ngatini juga mengatakan “Kalau sudah mengerak di panci susah di hilangkan, inikan bahaya bagi ginjal, saya harus mengadu pada siapa” imbuhnya.

Sedang di tempat lain masih warga puguh Hardi juga mengeluhkan air PDAM yang sangat mengganggu jika di masak karena mengerak di di panci dan sulit di hilangkan.

“Air PDAM ini sungguh sangat membahayakan bagi kesehatan sehingga air seperti ini sangat tidak layak untuk dikonsumsi warga masyarakat karena kalau di masak mengerak di panci juga air yang sudah dimasaka kalau didiamkan akan meninggalkan gumpalan kapur”katanya.

Norma bagian laborat (produksi) saat di konfirmasi mengatakam kalau air di ambil dari sumbernya desa tersebut dan sudah di teliti oleh laborat dari dinas kesehatan. Ujar Norma pada wartawan jumat 25/7/202.

“Kami apa perlu datang kesana sekarang untuk mengecek air” pungkasnya

Sungguh ironis PDAM notabene Perusahaan daerah yang seharus memberi pelayanan air dengan sebaik baiknya mungkinkah ternoda karena airnya yang mengandung karporit menempel di tempat masakan dan ironisnya lagi tempat merebus air tidak bisa di bersihkan karporit menempel.

(Syailendra)