BAZNAS Kota Semarang Targetkan 100 Unit RTLH, Gandeng TMMD untuk Percepatan Pembangunan

Semarang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang di bawah kepemimpinan Ketua H. Arnaz Agung Andrarasmara, SE., MM. memperluas jangkauan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan menggandeng TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai mitra pelaksana pembangunan di lapangan.

Program RTLH ini merupakan bagian dari upaya nyata BAZNAS untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui peningkatan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Tahun ini, BAZNAS Kota Semarang menargetkan 100 unit rumah untuk direhabilitasi, meningkat dari realisasi tahun sebelumnya yang telah mencapai 75 unit.

Kerja Sama Strategis dengan TMMD

Ketua BAZNAS Kota Semarang, H. Arnaz Agung Andrarasmara, menegaskan bahwa sinergi dengan TMMD sangat penting untuk mempercepat proses pembangunan.

“Kami bekerja sama dengan TMMD sebagai pelaksana di lapangan agar pembangunan rumah bisa berjalan cepat, transparan, dan tepat sasaran. BAZNAS menargetkan 100 unit rumah yang akan direhabilitasi, sehingga masyarakat miskin di Kota Semarang dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat,” ujar Arnaz, kamis (21/8).

Lebih lanjut, Arnaz juga menekankan bahwa program ini terbuka bagi masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa mengajukan permohonan ke BAZNAS, dan mereka akan kami utamakan untuk dilakukan RTLH. Prinsip kami, bantuan harus sampai kepada yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Transparansi dan Syarat Penerima Bantuan

BAZNAS Semarang memastikan setiap bantuan disalurkan melalui mekanisme seleksi yang transparan. Persyaratan penerima program RTLH antara lain:

Warga Kota Semarang yang beragama Islam

Menyertakan Kartu Keluarga (KK) dan sertifikat tanah

Jika tanah warisan, wajib menyertakan surat keterangan tidak sengketa

Komitmen Pemberdayaan dan Keberlanjutan

Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, program RTLH BAZNAS Kota Semarang juga diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat agar lebih produktif. Hunian yang layak diharapkan dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

News Feed