Investigasi Bhayangkara Indonesia.com. SIGI – Polres Sigi gelar rekonstruksi kasus pembunuhan wanita yang jenazahnya hangus dibakar di desa sidondo satu.
Rekontruksi langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim, Penyidik polres sigi dan penyidik dari kejaksaan negeri donggala langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terjadinya peristiwa kelam itu. Jumat (28/7/2023)
Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Sigi AKP Ferry Triyanto menjelaskan Bahwa saat rekonstruksi berlangsung, satu tersangka dihadirkan secara langsung untuk memerankan dan memperagakan cara pembunuhan yang dilakukannya, sementara untuk peragaan tiga tersangka lainnya dilakukan oleh personil polres Sigi sebagai peran penganti, sedangkan peran korban diperagakan oleh personil polwan polres sigi.
“Dalam rekontruksi ini diperagakan perannya masing masing sesuai yang dijadwalkan ada sekitar 54 Adegan.” Ucap AKP Ferry.

Sebelumnya, warga Desa sidondo satu digegerkan dengan temuan sesosok jenazah wanita tanpa identitas dengan kondisi hangus terbakar beberapa waktu lalu.
Jenazah tersebut ditemukan warga di halaman pondok kawasan kebun desa sidondo satu kecamatan biromaru kabupaten sigi. Kepolisian lalu melakukan penyelidikan
Sementara jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara palu untuk dilakukan diotopsi. Dari sini, polres sigi mendapatkan identitas korban yang diketahui berinisial CT usia 22 tahun warga Desa Pakuli kecamatan Gumbasa.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, polres Sigi akhirnya berhasil mengungkap lalu menangkap empat pria yang diduga merupakan pelaku pembunuh tersebut,
Masing masing lk. R alias A (24), Lk.AR alias A (23) Lk. K( 19) dan Lk. O (25).
“Keempatnya diamankan di tempat tinggalnya masing masing Tanpa perlawanan.” Ungkap Kasi Humas AKP Ferry.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Para tersangka melakukan pembunuhan akibat kesal karena keinginan untuk menyetubuhi korban pr tidak dituruti bahkan korban CT Alias C (22) terus melakukan penolakan.
Akibat terus mendapat penolakan, membuat emosi tersangka tersalur lalu menikam korban pada beberapa bagian tubuhnya yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Bermaksud untuk menghilangkan jejak, jasad korban kemudian dibakar.
“Dengan rekontruksi yang dilakukan hari ini, kami berharap proses penyidikan kasusnya dapat segera tuntas dan berkasnya akan segera kami kirimkan ke kejaksaan negeri donggala untuk selanjutnya dilakukan proses persidangan.” Jelasnya.
Untuk mengamankan kegiatan rekontruksi ini, polres sigi mengerahkan sebanyak 75 personil gabungan Polsek biromaru dan polres Sigi yang ditempatkan diberbagai sektor demi lancarnya kegiatan tersebut.
( Faisal/ Hms )









