
๐๐ป๐๐ฒ๐๐๐ถ๐ด๐ฎ๐๐ถ
๐๐ต๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฎ.๐ฐ๐ผ๐บ
๐ ๐ฎ๐น๐๐ธ๐ – Sebanyak 121 rumah dan satu sekolah terdampak tanah longsor yang melanda Kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (15/6). Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai struktur tanah diwilayah sekitar yang labil.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat peristiwa ini berdampak pada 35 KK atau 495 jiwa di Kelurahan Latulahat di Kecamatan Nusaniwe. Dari laporan visual terlihat lokasi longsor berada pada wilayah yang cukup miring hingga berdampak ke rumah warga yang mengalami kerusakan dibagian atap dengan kategori ringan hingga berat.
Sesaat setelah kejadian, BPBD Kota Ambon segera terjun ke lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen. Hasil kaji cepat sementara, jaringan komunikasi dan listrik tidak terdampak sehingga mempermudah proses evakuasi dan penanganan darurat dilokasi terdampak.
Merujuk prakiraan cuaca BMKG esok hari (17/6) untuk wilayah Kota Ambon berpotensi hujan dengan intensitas ringan. Menyikapi hal ini, BNPB menghimbau untuk seluruh warga yang tinggal diwilayah rawan bencana khususnya longsor untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Upaya jangka panjang dapat dilakukan dengan penanaman tumbuhan yang berbasis ekologi dan ekonomi untuk memperkuat struktur tanah. Dengan begitu, diharapkan wilayah yang rawan longsor dapat diminimalisir potensi risikonya dengan dibarengi penambahan nilai ekonomis bagi warga sekitar.
๐ง๐ถ๐บ ๐น๐๐น / ๐ฅ๐ฒ๐ฑ
@InfoBencanaBNPB









