Kapolres Cilacap Fast Respon, Viralnya Video Bullying Siswa SMP

Investigasi Bhayangkara.com, CILACAP ,– Video yang viral menggambarkan aksi siswa SMP di Cilacap yang tengah menghajar salah satu murid diantara beberapa murid lainya. Pelaku menganiaya dengan pemukulan juga menendang korban berulang – ulang.

Atas kejadian tersebut ditanggapi serta ditindaklanjuti langsung pihak Polres Cilacap. Saat dikonfirmasi , Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, S.Ik, M.Si, membenarkan dan mengatakan, petugas sudah mengamankan pelaku setelah menerima laporan dari keluarga korban.

Pelaporan adanya penganiayaan pada hari Selasa tanggal 26 September 2023 pukul 14.30 WIB bertempat tinggal ditempat wisata Aziz Paradis Dusun Pagedangan Desa Negarajati, Kata Kapolres

Kapolres menambah, adapun pelaku penganiayaan MKY pelajar dari SMP 2 Cimanggu kelas 9 yang beralamat Desa Sepatnunggal RT 01/05 Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, sedangkan korban bernama RF yang beralamat Dusun Babakan RT 02/03 Desa Negarajati Kecamata Cimanggu Kabupaten Cilacap.
Korban mengalami luka lebam di bagian punggung.

Kejadian berawal pada tanggal 26 September 2023 siswa atas nama RF menantang berkelahi anak kelas 7 atas nama DF, dengan adanya hal tersebut siswa atas nama DF mengadu kepada siswa kelas 9 atas nama MKY, kemudian sepulang sekolah sekira pukul 14.30 wib di lokasi wisata Aziz Paradis siswa tersebut berkumpul dan KMY menyuruh KV untuk menerima tantangan RF, lalu terjadilah perkelahian antara RF dengan KV yang di saksikan oleh MKY, WL, RS, KM dan TO, kejadian perkelahiannya direkam video menggunakan ponsel oleh siswa atas nama WD,” Jelas Kapolres

Kapolres Cilacap KBP Fannky Ani Sugiharto, S.I.K, M.Si langsung mengintruksikan kepada Kapolsek , Kanit Reskrim dan 4 anggota mendatangi TKP, mengamankan pelaku dan membawa ke Unit PPA Polresta Cilacap untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dia mengatakan, saat ini kondisi korban sudah berada di rumah setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Majenang. Petugas medis hanya memberlakukan rawat jalan. Korban sendiri mengalami sejumlah luka akibat terkena pukulan dan tendangan dari pelaku.

“Korban luka di wajah, memar di perut dan bahu kanan,” katanya.

Petugas sampai Rabu dini hari, masih tetap berjaga di sekitar lokasi perundungan dan rumah pelaku. Mereka baru kembali ke Polresta Cilacap sekitar pukul 03.00 setelah masyarakat kembali tenang.

Sebelumnya, warga sempat geram setelah viral video siswa SMP yang hajar teman sampai terpental. Hingga mereka sempat berkumpul di sejumlah titik. Termasuk saat Polisi hendak tangkap siswa pelaku penganiayaan dan perundungan.

Kapolresta memaklumi jika masyarakat geram atas aksi pelaku. Apalagi pelaku terindikasi sebagai ketua kelompok siswa yang beranggotakan sekitar 30 anak. Dia memastikan, proses kasus ini tetap berjalan.

“Kita berpedoman pada peradilan anak,” katanya.

Polisi selain tangkap pelaku penganiayaan dan perundungan, juga akan memeriksa 30 siswa lainnya. Mereka merupakan anggota kelompok siswa yang dibawah kendali ML sebagai ketua.

Hingga pihaknya akan mengutus Kapolsek Cimanggu untuk mendatangi sekolah tersebut. Targetnya yakni memberikan edukasi kepada siswa, orang tua dan guru tentang kelompok siswa di luar sekolah.

“Ini jadi PR khusus Kapolsek besok turun ke sekolah,” tegasnya.

(FRN/Jalak)

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,