
𝗜𝗡𝗩𝗘𝗦𝗧𝗜𝗚𝗔𝗦𝗜 𝗕𝗛𝗔𝗬𝗔𝗡𝗚𝗞𝗔𝗥𝗔 𝗖𝗢𝗠
𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮 – Debus merupakan variasi seni bela diri khas provinsi Banten, Padepokan Pecah Lima Nusantara menyebar luaskan Seni budaya Debus yang memuat tindakan-tindakan yang bersifat atraktif seperti pukulan badan yang terkesan tidak menyakiti pelaku. Namun Debus mempunyai ciri khas budaya dan nuansa daerah Banten.
Debus yang dikembangkan oleh Padepokan Pecah Lima Nusantara yang beralamat di Jalan Ambon 4 RT 04 RW 014 Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkarengmelibatkan aksi-aksi pukulan ke tubuh sendiri atau rekan setimnya menggunakan benda-benda tajam seperti pisau atau keris. Praktisi Debus sering mengenakan pakaian adat tradisional Banten saat melakukan pertunjukan. Mereka juga sering mengenakan jubah panjang yang berwarna putih sebagai bagian dari kostum pertunjukan.
Debus adalah salah satu unsur yang mencerminkan identitas budaya masyarakat Banten. Ini adalah bentuk ekspresi budaya yang penting dalam mempertahankan warisan tradisional dan kearifan lokal. Melalui pertunjukan Debus, masyarakat Banten dapat menjaga ikatan dengan sejarah mereka dan meneruskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang.
Menurut keterangan Abah Arif Selaku Guru Besar di padepokan Pecah Lima Nusantara ” Menjelaskan Debus mulai dikenal pada masyarakat Banten sebagai salah satu cara penyebaran agama Islam. Namun ada juga yang menyebutkan Debus berasal dari daerah Timur Tengah bernama Al-Madad yang diperkenalkan ke Banten ini sebagai salah satu cara penyebaran Islam pada waktu itu. Yang lainnya menyebutkan bahwa debus berasal dari tarekat Rifa’iyah Nuruddin al-Raniri yang masuk ke Banten oleh para pengawal Cut Nyak Dien (1848—1908).Jelas Abbah Arif
Abbah Arif Juga Menambahkan Debus seni bela diri juga dapat menyembuhkan banyak penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh dunia medis ” Tambah Guru besar Padepokan Pecah Lima Nusantara Cengkareng Timur
Ditempat berbeda Bang Benny Biasa disapa dengan panggilan akrab Bang Beben sekaligus Pendiri Padepokan pecah lima Nusantara “Berharap kesenian Debus bisa berkembang di Padepokan Pecah Lima Nusantara dan seni bela dirinya bisa berkembang di Padepokan Pecah Lima Nusantara “Harap Bang Ben
𝗥𝗵𝗮𝗺 // 𝗥𝗲𝗱









