SEMARANG — Penataan alur pelayanan menjadi fokus utama di Samsat Semarang 2 guna memastikan proses perpanjangan dan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berjalan efektif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Duta Pelayanan dalam mengatur antrean hingga mengarahkan wajib pajak ke loket sesuai kebutuhan layanan.
Sejak wajib pajak tiba di area pelayanan, Duta Pelayanan melakukan identifikasi jenis keperluan, baik pengesahan tahunan maupun perpanjangan lima tahunan. Petugas juga membantu memeriksa kelengkapan dokumen awal guna mencegah kekurangan berkas yang dapat memperlambat proses administrasi.
Pola ini dinilai mampu menciptakan distribusi antrean yang lebih tertib dan terarah. Dengan pengelompokan layanan sejak awal, waktu tunggu dapat ditekan dan proses di loket berjalan lebih lancar tanpa penumpukan.
Pamin STNK Samsat Semarang 2, Ipda Ribut Hadi Handoko, menjelaskan bahwa efektivitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh ketepatan manajemen antrean.
“Kami memastikan alur pelayanan dimulai dengan pengecekan awal yang jelas, sehingga masyarakat tidak mengalami kebingungan saat menuju loket. Semua tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya, senin (2/3).
Ia menegaskan bahwa meskipun percepatan menjadi target, seluruh tahapan tetap melalui proses verifikasi administrasi kendaraan bermotor sesuai regulasi. Transparansi informasi juga menjadi bagian dari pelayanan untuk memberikan kepastian kepada wajib pajak.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Dengan pengaturan antrean yang sistematis serta pendampingan aktif, diharapkan proses perpanjangan dan pengesahan STNK di Samsat Semarang 2 semakin efektif dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.









