Investigasibhayangkara.com,
Pulau Moa, Investigasibhayangkara.com~ Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Maluku Barat Daya menggelar Latihan Pra-Operasi (Lat Pra Ops) Kewilayahan dengan sandi “Pekat Salawaku 2026”.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres MBD pada Kamis (22/1/2026) siang ini menjadi langkah awal kepolisian dalam mematangkan strategi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) di wilayah hukum Maluku Barat Daya.
Fokus Utama: Cipta Kondisi Menjelang Hari Besar Keagamaan
Mewakili Kapolres MBD, Wakapolres KOMPOL Ganesa Sinambela, S.I.K., secara resmi membuka pelatihan tersebut.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Operasi Pekat Salawaku bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya krusial untuk memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
“Tujuan utama operasi ini adalah memberantas penyakit masyarakat sekaligus cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Melalui Lat Pra Ops ini, kita pastikan seluruh personel memahami sasaran operasi agar target dapat tercapai secara maksimal,” ujar KOMPOL Ganesa dalam sambutannya.
Pelatihan ini melibatkan sejumlah pemateri kunci yang memberikan paparan strategis guna menyelaraskan persepsi personel di lapangan:
- AKP Jonias Hendrik Leimeheriwa (Kasubagdalops): Memaparkan mekanisme operasional dan koordinasi taktis.
- IPTU Boyke Nanulaita, S.H. (Kasat Reskrim): Memberikan pembekalan terkait penanganan tindak pidana dan penegakan hukum selama operasi.
- AIPDA Frangky Bakker (Mewakili Kasat Intelkam): Menyampaikan pemetaan potensi kerawanan dan intelijen keamanan.
Operasi “Pekat Salawaku 2026” dijadwalkan akan menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat seperti perjudian, minuman keras, prostitusi, hingga premanisme yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan mendatang. (Humas Polres MBD)









