Investigasibhayangkara.com,
PATI, JAWA TENGAH — Satlantas Polresta Pati bersama sejumlah stakeholder menggelar kegiatan simpatik humanis dalam rangka Operasi Patuh Candi 2026 di Jalan Kolonel Sunandar, tepatnya di depan GOR Pesantenan, Kabupaten Pati, Jumat (30/10/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 hingga 09.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Kegiatan melibatkan Kasat Lantas Polresta Pati Kompol I Putu Asti Hermawan S., S.I.K., M.H., M.Si., Kepala UPPD Samsat Pati beserta personel, Kepala Jasa Raharja Pati, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, personel POM TNI, BPKAD, Propam, Satbinmas, anggota Satlantas, serta Si Humas Polresta Pati. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan arahan dan petunjuk pelaksanaan oleh Kasat Lantas Polresta Pati. Selanjutnya, petugas bersama stakeholder turun langsung menyapa pengguna jalan, memberikan sosialisasi kepatuhan berlalu lintas, teguran simpatik kepada pelanggar, pembagian helm keselamatan, serta souvenir kepada pengendara yang tertib. Petugas juga menghadirkan layanan Samsat Keliling untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.
Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., mengapresiasi kegiatan simpatik humanis yang melibatkan berbagai instansi tersebut. Menurutnya, upaya membangun budaya tertib berlalu lintas membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Operasi Patuh Candi bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan. Kami ingin kehadiran polisi dan stakeholder dapat memberikan edukasi sekaligus pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kombes Sigit.

Ia menambahkan, pendekatan humanis menjadi salah satu cara untuk mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Melalui teguran simpatik, pembagian helm, dan pemberian souvenir, diharapkan pesan keselamatan dapat diterima dengan baik dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, dan saling menghormati sesama pengguna jalan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran simpatik kepada 19 pengguna jalan, membagikan empat helm berstandar SNI, serta menyerahkan 27 souvenir kepada pengendara yang telah menunjukkan kepatuhan berlalu lintas. Salah satu penerima helm adalah Jasri, berusia 71 tahun. Ia mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Satlantas Polresta Pati.
“Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah memberikan helm. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga keselamatan saat berkendara,” ujar Jasri.
Kasat Lantas Polresta Pati Kompol I Putu Asti Hermawan S., S.I.K., M.H., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif selama Operasi Patuh Candi 2026.
“Kami mengedepankan langkah humanis dengan memberikan imbauan dan teguran simpatik kepada pengguna jalan. Bagi masyarakat yang sudah tertib, kami berikan apresiasi berupa souvenir. Kami juga membagikan helm SNI sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengendara,” jelas Kompol I Putu Asti.
Menurutnya, keterlibatan Samsat, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, TNI, dan instansi terkait lainnya menunjukkan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kepentingan bersama. Pihaknya berharap sinergi tersebut terus terjaga sehingga upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat berjalan lebih optimal.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas, tidak mengabaikan aturan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Jangan menunggu ada teguran petugas untuk disiplin, tetapi jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama setiap kali berkendara,” pungkasnya.
Sumber: Humas Polresta
Jurnalis: YUDHI







