Damer, investigasibhayangkara.com – Kepolisian Resor Maluku Barat Daya (Polres MBD) terus mendorong pembentukan karakter generasi muda melalui program “Polisi Mengajar”. Program tersebut kali ini menyambangi SMP Negeri 1 Damer, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. bersama jajaran Pejabat Utama Polres MBD tersebut merupakan bagian dari implementasi program unggulan Kapolda Maluku yang diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai kesadaran hukum, pencegahan bullying, serta penguatan nilai-nilai adat dan budaya Maluku sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Materi yang diberikan turut mengangkat nilai-nilai kearifan lokal seperti Pela Gandong, Masohi, dan Sasi. Nilai-nilai tersebut dipandang penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya dan kehidupan sosial masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa diberikan kesempatan berdiskusi dan mengikuti sesi tanya jawab bersama personel kepolisian. Kegiatan juga diisi dengan pemutaran film pendek serta sesi motivasi dan psikologi yang disampaikan Wakapolres MBD KOMPOL Jandri F. Alfons, S.Sos.
Untuk memberikan motivasi kepada para siswa, Polres MBD turut memberikan apresiasi berupa tas dan alat tulis sekolah kepada peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung.
Dalam arahannya, para pelajar di wilayah perbatasan didorong untuk memiliki semangat belajar, disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum dan perundungan di lingkungan sekolah.
“Jangan pernah merasa kalah dengan daerah lain. Pelajar perbatasan harus tangguh, disiplin, dan taat hukum!”
Melalui program Polisi Mengajar, Polres MBD tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga berupaya membangun komunikasi langsung dengan generasi muda melalui edukasi, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang edukasi yang mendorong para pelajar untuk memahami hukum, menghargai sesama, mencintai budaya daerah, serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa dari wilayah kepulauan dan perbatasan.
HumasPolresMBD








