Presiden Prabowo Tegaskan Negara Hadir Jaga Rakyat, Umumkan Pemangkasan Tunjangan DPR

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8). Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menghormati kebebasan berpendapat masyarakat, namun menolak keras segala bentuk aksi anarkis yang merugikan rakyat dan negara.

“Pemerintah menghormati aspirasi yang disampaikan dengan damai. Namun tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, penjarahan, bahkan hingga menyebabkan korban jiwa adalah pelanggaran hukum. Negara wajib hadir melindungi rakyatnya,” tegas Presiden Prabowo, minggu (31/8/25).

Poin-poin Penting Konferensi Pers

  1. Penghormatan Kebebasan Berpendapat
    Presiden menegaskan hak menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang, namun harus dilakukan dengan damai tanpa kekerasan.
  2. Proses Hukum Petugas yang Salah Tindak
    Polri diminta melakukan pemeriksaan cepat, transparan, dan terbuka atas dugaan pelanggaran oleh aparat di lapangan.
  3. Pemangkasan Tunjangan DPR & Moratorium Kunker
    Presiden bersama pimpinan partai politik dan DPR sepakat memangkas sejumlah fasilitas DPR, termasuk tunjangan dan kunjungan kerja luar negeri, mulai berlaku 1 September 2025.
  4. Dialog Terbuka dengan Rakyat
    Pemerintah bersama DPR akan membuka kanal dialog dengan mahasiswa, tokoh masyarakat, dan kelompok pengkritik untuk menyerap aspirasi publik.
  5. Tindakan Tegas terhadap Anarkisme dan Makar
    TNI-Polri diperintahkan bertindak tegas terhadap aksi kerusuhan, penjarahan, atau indikasi makar yang mengancam keamanan nasional.
  6. Ajakan Menjaga Persatuan
    Presiden mengajak seluruh rakyat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga persatuan bangsa.

Pejabat Negara yang Hadir

Dalam konferensi pers tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat penting negara, antara lain:

Ketua DPR RI Puan Maharani

Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

Ketua Umum PKB sekaligus Wapres RI Muhaimin Iskandar

Perwakilan Partai Golkar, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Sekjen Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono (Ibas)

Para tokoh partai politik ini menyampaikan dukungan penuh atas langkah Presiden dalam menjaga stabilitas nasional, serta menyepakati pencabutan fasilitas DPR yang menjadi tuntutan publik.

(red)

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,