Siswa PKN Tingkat II Angkatan XXVI Kunjungan Lapangan ke Gianyar

BALI — Rombongan siswa Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI Tahun 2026 Pusdikmin Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri melaksanakan kunjungan lapangan (visitasi) ke Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, rabu (9/9/2026).

Kapusdik PKN Kombes Pol Duli Agus Pramono menyatakan Visitasi ini sebagai pembanding dalam dalam mengimplementasikan peserta didik supaya lebih siap.

“Kunjungan ini bertujuan menggali praktik kolaborasi lintas sektor antara pariwisata, industri, dan perdagangan sebagai bahan pembelajaran kepemimpinan strategis bagi para peserta,” katanya.

Rombongan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Lanang Sadia, A.P., M.Ag., mewakili Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan para peserta PKN II dan berharap forum ini dapat memperkaya perspektif kebijakan sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan instansi pusat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Raka Suryadiputra, serta Kepala Bidang Industri Pariwisata, Ni Komang Juli Wardani, yang memaparkan potret terkini sektor unggulan Gianyar.

Dalam paparannya, disampaikan bahwa Kabupaten Gianyar tercatat memiliki 6.988 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) pada 2025, terdiri atas 1.940 IKM Agro dan 5.048 IKM Aneka, dengan produk unggulan seperti perak Celuk, tenun endek, kerajinan kayu dan bambu, hingga produk herbal-kuliner khas Gianyar yang telah menembus pasar nasional maupun internasional.

Distribusi produk tersebut turut ditopang oleh sembilan pasar rakyat yang dikelola Pemerintah Kabupaten dengan total ribuan pedagang tertampung.

Dari sisi pariwisata, kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Gianyar tercatat konsisten tumbuh dalam tiga tahun terakhir, dari 1.249.214 kunjungan pada 2023 menjadi 1.569.576 kunjungan pada 2025.

Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh destinasi ikonik seperti Ubud, Tegallalang, Tirta Empul, dan Goa Gajah yang memadukan keindahan alam, spiritualitas, dan warisan budaya Bali.

Meski demikian, kedua narasumber turut menggarisbawahi bahwa besarnya volume kunjungan wisatawan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan nilai tambah ekonomi yang diterima pelaku IKM lokal, karena belum adanya keterhubungan terstruktur antara sektor pariwisata dengan industri dan perdagangan di Gianyar.

Advokasi Kebijakan dari Siswa PKN II
Menindaklanjuti paparan tersebut, para siswa PKN Tingkat II Angkatan XXVI menyampaikan advokasi kebijakan sebagai bentuk kontribusi pemikiran bagi kemajuan sektor industri kecil menengah dan pariwisata Kabupaten Gianyar.

Advokasi tersebut dirumuskan dalam tujuh area rekomendasi lintas sektor, meliputi penguatan kelembagaan melalui pembentukan kelompok kerja kolaborasi lintas Perangkat Daerah, penyederhanaan regulasi etalase produk IKM di destinasi wisata, integrasi data IKM dengan data kunjungan wisatawan, pengembangan paket wisata berbasis kriya, skema pembiayaan mikro bagi IKM berbasis pariwisata, penguatan sumber daya manusia dan regenerasi perajin, serta percepatan standardisasi produk.

Secara khusus, para siswa turut menekankan pentingnya keberlanjutan regenerasi perajin muda melalui jalur pendidikan vokasi, program magang berjenjang, insentif ekonomi bagi pelaku usaha muda, hingga sertifikasi kompetensi, agar warisan kriya Gianyar tetap lestari sekaligus berdaya saing di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Kasenat MAP PKN 2 tahun 2026 angkatan 26 Rajawali, AKBP Daryanto SH SIK MH didampingi Wakasenat AKBP Bayu Herlambang SH mengatakan acara visitasi ini sangat bermanfaat menambah wawasan bagi peserta didik guna diterapkan di kesatuan wilayahnya.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran Agenda Kepemimpinan Strategis dan Manajemen Strategis pada PKN Tingkat II, yang mendorong peserta untuk belajar langsung dari praktik baik pengelolaan daerah,” terangnya.

Melalui visitasi ini, para siswa PKN II berharap rekomendasi yang disampaikan dapat menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, sehingga nilai ekonomi pariwisata dapat mengalir lebih optimal kepada pelaku IKM lokal dan mendukung Gianyar sebagai model kolaborasi pariwisata-industri-perdagangan bagi daerah lain di Indonesia.(Hd)

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

A

A