Tiakur, investigasibhayangkara.com – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Maluku Barat Daya (MBD), Kompol Jandry F. Alfons, S.Sos., memastikan aksi unjuk rasa damai yang digelar mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura (Unpatti) MBD di halaman Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten MBD, Rabu (14/10/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan aksi dipimpin langsung oleh Wakapolres MBD, Kompol Jandry F. Alfons, S.Sos., didampingi Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres MBD, AKP Wahidin Sapsuha, bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres MBD.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan sesuai ketentuan hukum, sekaligus memberikan rasa aman kepada mahasiswa dan masyarakat di wilayah Kota Tiakur.
Kompol Alfons menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Karena itu, Polri berkomitmen mengawal setiap aksi masyarakat agar berlangsung secara damai tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
“Penyampaian aspirasi adalah hak bagi semua warga masyarakat. Kita bisa lihat bersama bahwa pelaksanaannya hari ini berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ujar Wakapolres MBD usai mengawal jalannya aksi unjuk rasa di Tiakur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, alumni, dan mahasiswa PSDKU Unpatti MBD yang telah menyampaikan aspirasi secara damai serta tetap menghormati aturan hukum yang berlaku.
Menurutnya, sikap tertib dan damai dalam menyampaikan aspirasi merupakan bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.
Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan
Untuk mendukung kelancaran aksi tersebut, Polres MBD mengerahkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres MBD dan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten MBD.
“Ratusan personel kami kerahkan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara Polri dan Satpol PP dalam menjaga keamanan di wilayah Kota Tiakur,” jelas Kompol Alfons.
Polres MBD juga mengimbau seluruh civitas akademika PSDKU Unpatti MBD agar terus menjaga suasana kondusif serta menjadikan penyampaian pendapat di muka umum sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan membangun dialog yang konstruktif.
Kepolisian berharap setiap aksi serupa pada masa mendatang tetap dilaksanakan secara damai, tertib, dan dengan menghormati nilai-nilai demokrasi serta ketentuan hukum yang berlaku.
Soroti Penyelesaian Persoalan Lahan Kampus
Sebelumnya, aksi damai tersebut mengusung seruan “Aksi Damai, Suarakan Aspirasi Mahasiswa, Turunkan Tanda Sasi Gedung PSDKU Unpatti MBD.”
Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya bersama DPRD MBD memberikan kepastian penyelesaian persoalan lahan dan bangunan kampus PSDKU Unpatti.
Penyelesaian persoalan tersebut dinilai penting demi menjamin keberlangsungan kegiatan perkuliahan serta memberikan kepastian bagi mahasiswa dalam memperoleh layanan pendidikan tinggi di Bumi Kalwedo.
Pengawalan yang dilakukan aparat keamanan diharapkan dapat menjaga ruang demokrasi tetap terbuka, sehingga aspirasi mahasiswa dapat disampaikan dengan baik dan persoalan lahan kampus memperoleh perhatian serius dari pihak-pihak terkait.
(JQ27)







