
INVESTIGASI BHAYANGKARA INDONESIA.COM. PALU – Terpilihnya Bapak Dr. Abdul Rachman Thaha, SH, MH. sebagai Ketua Formatur Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Sulawesi Tengah dalam Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Hotel Gajahmada, Kota Palu, Rabu (24/6/2026), memicu gelombang optimisme baru. Kehadiran beliau dinilai bukan sekedar pengisian jabatan struktural, melainkan hadirnya “energi premium” yang siap mendongkrak total kemajuan olahraga di Bumi Tadulako.
Legitimatitas kuat yang diraih Dr. Abdul Rachman Thaha dari 13 Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muaythai kabupaten/kota se-Sulteng bukanlah tanpa alasan. Publik mengenal beliau sebagai sosok muda energik yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang sangat mumpuni di kancah nasional.

Sebagai mantan Anggota DPD RI periode 2019–2024, dari Dapil Sulawesi Tengah, beliau memiliki jaringan (networking) yang sangat luas di tingkat pusat serta pemahaman mendalam tentang tata kelola regulasi. Tidak hanya matang di jalur birokrasi dan legislatif, latar belakang beliau sebagai seorang pengusaha sukses menjadi nilai plus yang sangat krusial.
Kombinasi karakter ini dinilai sebagai “paket lengkap” yang dibutuhkan organisasi olahraga modern:
- Jiwa Pengusaha: Membawa manajemen yang mandiri, taktis, inovatif, dan berorientasi pada hasil (result-oriented).
- Karakter Tokoh Muda: Memiliki stamina, visi progresif, dan kedekatan emosional dengan generasi muda serta para atlet.
- Mantan Senator: Mempermudah sinergi strategis antara daerah dan pusat guna menarik dukungan fasilitas maupun pembinaan.
Gaya kepemimpinan dan profil mentereng Dr. Abdul Rachman Thaha ini langsung mendapat sanjungan dan apresiasi tinggi dari Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI). Wakil Ketua Umum PB MI, Bapak Dr. Fachrul Razi, secara terang-terangan memuji kesiapan dan kapasitas sang nakhoda baru.
”Muaythai Sulawesi Tengah beruntung memiliki pemimpin sekelas Dr. Abdul Rachman Thaha. Beliau adalah representasi tokoh muda yang visioner, punya kapabilitas manajerial yang teruji sebagai pengusaha, dan memiliki political will yang kuat. Di tangan beliau, kami sangat optimis Muaythai Sulteng akan bertransformasi menjadi barometer prestasi nasional,” puji jajaran tokoh olahraga yang hadir.
Dengan tema besar “Mewujudkan Organisasi Muaythai yang Solid, Profesional, dan Berprestasi”, Dr. Abdul Rachman Thaha dipastikan akan langsung tancap gas. Langkah awal beliau diprediksi akan fokus pada pembenahan manajemen organisasi internal agar bergerak lebih lincah dan modern, sejalan dengan pengalamannya mengelola korporasi.
Di bawah komando figur muda yang berwawasan luas ini, masyarakat Sulawesi Tengah kini boleh menaruh harapan setinggi-tingginya. Cabor Muaythai Sulteng tidak hanya bersiap mencetak atlet-atlet bermental juara, melainkan siap melangkah pasti menuju era keemasan yang profesional, kompetitif, dan disegani di berbagai ajang bergengsi.
Pewarta : Faisal






