SEMARANG — Sebuah senyuman di pintu masuk sering kali menjadi awal dari pelayanan yang berkesan. Itulah yang dihadirkan Duta Pelayanan Ditlantas Polda Jawa Tengah di Samsat Semarang 2. Bukan sekadar menyambut, mereka hadir sebagai pendamping yang memastikan setiap wajib pajak memahami seluruh tahapan pengesahan maupun perpanjangan STNK hingga berkas selesai diproses.
Di tengah aktivitas pelayanan yang berlangsung setiap hari, Duta Pelayanan menjadi wajah pertama yang ditemui masyarakat. Dengan sikap ramah dan komunikatif, Duta Pelayanan membantu menjelaskan prosedur, memeriksa kelengkapan persyaratan, serta mengarahkan wajib pajak ke loket yang tepat. Pendampingan ini membuat masyarakat tidak lagi merasa kebingungan saat mengurus administrasi kendaraan.
Kolaborasi antara Duta Pelayanan dan seluruh petugas di Samsat Semarang 2 juga menciptakan pelayanan yang lebih efektif. Setiap tahapan berjalan secara terkoordinasi sehingga proses administrasi dapat diselesaikan dengan lebih cepat tanpa mengurangi ketelitian dan kualitas pelayanan.
Pamin STNK Samsat Semarang 2, Ipda Ribut Hadi Handoko, menegaskan bahwa pelayanan publik harus memberikan kemudahan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendirian saat mengurus STNK. Ada petugas yang siap membantu, memberikan penjelasan, dan memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Itulah komitmen pelayanan yang terus kami bangun,” katanya, selasa (30/6).
Menurutnya, pendekatan yang humanis menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ketika masyarakat merasa didengar, dibantu, dan dihargai, kepercayaan terhadap pelayanan publik akan tumbuh dengan sendirinya.
Alamat: Jl. Setiabudi No.110, Banyumanik, Kota Semarang.
Jam Pelayanan: Senin–Kamis 08.00–15.00 WIB, Jumat 08.00–14.00 WIB, Sabtu 08.00–12.00 WIB.
Melalui semangat melayani dengan hati, Duta Pelayanan dan seluruh petugas Samsat Semarang 2 terus berupaya menghadirkan pelayanan yang bukan hanya cepat dan tepat, tetapi juga memberikan ketenangan bagi setiap wajib pajak. Dari langkah pertama hingga berkas selesai, masyarakat diajak merasakan bahwa pelayanan publik dapat berlangsung lebih ramah, lebih mudah, dan lebih bermakna.









