Kebumen – Kemarau membuat sebagian sumber air di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengering. Warga di sejumlah wilayah mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kondisi itu mendorong Polres Kebumen bekerja sama dengan Pabrik Plastik Naga Semut (NS) Kebumen menyalurkan air bersih kepada warga di Kecamatan Karangsambung. Sebanyak 13.500 liter air didistribusikan pada Senin, 14 September 2026.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan bantuan tersebut menyasar warga di Dukuh Ketapang dan Dukuh Kunir, Desa Kaligending, serta Dukuh Widoro Payung Timur.
“Bantuan air bersih ini diberikan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau,” kata AKBP Putu, Rabu, 16 September 2026.
Distribusi dilakukan menggunakan tiga tangki. Tangki pertama membawa 5.000 liter air ke Dukuh Ketapang. Tangki kedua mengirimkan 3.500 liter ke Dukuh Kunir. Sementara 5.000 liter lainnya didistribusikan ke Dukuh Widoro Payung Timur.
Sekitar 110 keluarga menerima bantuan tersebut. Di Desa Kaligending, distribusi menyasar sekitar 70 kepala keluarga. Adapun di Desa Widoro, sekitar 40 kepala keluarga menerima air bersih.
Sekitar 100 warga datang saat pendistribusian air. Petugas Polsek Karangsambung bersama anggota TNI dan pemerintah desa ikut mengatur pembagian air agar bantuan diterima warga.
Kapolsek Karangsambung Iptu Fuad Inayah mengatakan kebutuhan air bersih warga diperkirakan masih akan berlangsung selama kemarau.
Karena itu, bantuan tidak berhenti pada pengiriman air menggunakan tangki. Polsek Karangsambung dan Naga Semut menyiapkan bantuan pembuatan sumur bor di wilayah yang membutuhkan.
Langkah itu diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih panjang bagi warga ketika sumber air permukaan kembali menyusut akibat kemarau.
Polres Kebumen menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, pihak swasta, dan masyarakat untuk merespons kebutuhan warga selama musim kemarau.
(Hms)









