PEMDES SEMPALAI GELAR REMBUK STUNTING TAHUN ANGGARAN 2025

Sambas Kal-Bar.Pemerintah Desa Sempalai Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas, gelar Rembuk Stunting, dalam Rangka Perencanaan Pembangunan Tahun Anggaran 2025 , Kamis,20-Juni 2024.Acara dilaksanakan di Kantor Desa Sempalai, dalam acara Rembuk stunting tersebut turut hadir dari Pihak Puskesmas Tebas , Camat Tebas, Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa Bhabinkamtibmas, Babinsa , Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa, LPM, PKK, RT, RW, Kader Pos yandu dan Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama. Bastian selaku Kepala Desa Sempalai dalam sambutan menjelaskan bahwa Rembuk Stunting ini di laksanakan selain kebutuhan sebagai syarat untuk menyusun RKP Desa ,program ini merupakan telah si wajibkan oleh Pemerintah Pusat, Ia meminta agar masyarakat bisa merumuskan apa apa saja nanti program yang akan dilakukan dalam mendukung program Stunting ini, Senada yang di sampaikan Nawas Tahir,Sos selaku Kasi Kesejahteraan dari Kantor Camat Tebas dalam sambutannya agar stunting ini lebih menyasar kepada anak di usia 0 sampai 4 tahun. Ia juga menghimbau agar masyarakat lebih memperhatikan Lingkungan Rumah Tangga agar kesehatan anak dapat terjamin. Di acara yang sama Pendamping Desa Edi Faisal,SH berharap pelaksanaan Rembuk Desa bisa terlaksana dengan baik yang akhirnya bisa mewujudkan masyarakat untuk menyiapkan anak anak yang cerdas dan cermerlang, dengan menggunakan Dana Desa yang sebaik-baiknya sebagai mana yang telah di atur dalam peraturan. Syarifah pratiwi dari pihak Puskesmas Tebas dalam pemaparan menjelaskan Stunting perlu dilakukan Intervensi spesifik bise berkontribusi 30 % menurunkan stunting, Intervensi spesifik di bagi menjadi 9 point, yang mana kegiatanya langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting dan umumnya diberikan oleh sektor Kesehatan Ia juga menjelaskan Intervensi Sensitif yang menyentuh tentang kesehatan. Syarifah mengatakan kegiatan rembuk ini dilakukan penting dikarenakan di Desa Sempalai menurut Data sampai dengan bulan April 2024 21 orang anak terindikasi stunting dan masih ada warga yang enggan ke posyandu, Ia berharap agar kerjasama dari pemdes agar ibu -ibu mau untuk datang ke posyandu. “Ungkapnya.penulis Pagus Payangan.

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,