Kudus – Polres Kudus bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kudus. Sebanyak 21 ribu liter air bersih diberikan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.
Dalam kegiatantersebut, tiga truk tangki air dikerahkan. Masing-masing tangki membawa 7.000 liter air sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 21.000 liter.
Air kemudian ditempatkan di sejumlah tandon berkapasitas 5.000 liter untuk digunakan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Kudus, AKBP Wahyu Sulistyo melalui Wakapolres Kusdus, Kompol Rendi Johan Prasetyo mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, baik untuk minum, memasak, mandi maupun mencuci,” kata Kompol Rendi, Jumat (28/8/2026).
Ia menyebut penyaluran air bersih juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat. Kekurangan air bersih maupun penggunaan air yang tidak layak dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit.
“Harapan kami bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan air bersih juga penting untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Kompol Rendi menegaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo agar jajaran Polres Kudus terus hadir memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat.
“Pesan Bapak Kapolres, Polri harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, warga Desa Glagahwaru pun menyambut bantuan tersebut. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau dan kekeringan masih berlangsung.
Sebelumnya, wilayah Glagahwaru juga telah beberapa kali mendapat distribusi air bersih akibat dampak kemarau. Kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan air bersih di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Melalui kegiatan ini, Polres Kudus bersama Bhayangkari menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan dalam menghadapi dampak musim kemarau. (Hd)









