investigasibhayangkara.com
kamis, 16 Oktober 2025
Meulaboh – Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan mengalami lonjakan pasien hingga membuat sejumlah pasien terpaksa dirawat di lantai karena keterbatasan tempat tidur medis.
“Pasien terpaksa ditangani di lantai karena jumlah pasien yang masuk sangat banyak, sementara seluruh tempat tidur pasien (bed) sudah terisi penuh,” ujar Humas RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Susi Maulhusna, saat dikonfirmasi oleh awak Media, Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena meningkatnya jumlah warga yang sakit dan membutuhkan penanganan darurat dalam waktu bersamaan.
“Penanganan pasien di lantai dilakukan atas permintaan pasien dan keluarga yang ingin segera mendapatkan perawatan. Setelah kondisi membaik, pasien akan dipindahkan ke ruangan sesuai dengan jenis penyakitnya,” jelas Susi.
Ia menambahkan, mayoritas pasien yang datang ke IGD merupakan anak-anak dan pasien penyakit dalam, dengan gejala seperti demam tinggi dan gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan segera.
“Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, tenaga medis tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal dan profesional kepada seluruh pasien,” tambahnya.
Berdasarkan data pihak rumah sakit, RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh saat ini memiliki 270 tempat tidur pasien, sementara jumlah pasien yang datang untuk berobat atau dirawat setiap harinya kerap melebihi kapasitas yang tersedia.
Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh disebut terus berupaya mencari solusi agar pelayanan medis kepada masyarakat tetap berjalan optimal di tengah tingginya jumlah pasien.
#Tim IBI









