Investigasibhayangkara.com
Minggu, 19 Oktober 2025
Aceh Barat – Pembangunan jembatan darurat di lintasan jalan PT RGM kawasan Gampong Ranto Panyang Timur, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, akhirnya rampung dikerjakan pada Minggu (19/10/2025) sore. Pekerjaan yang dimulai sejak Sabtu kemarin itu dipacu agar akses transportasi masyarakat kembali normal.
Dari pantauan media ini, jembatan darurat yang menggunakan material batang kelapa tersebut dikerjakan secara lembur semalaman oleh tim gabungan untuk memperlancar arus lalu lintas masyarakat dan kendaraan dari kawasan sekitar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Kurdi, mengatakan bahwa pelaksanaan pembangunan jembatan darurat ini dilakukan atas arahan langsung Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., yang meminta agar akses jalan segera dapat difungsikan kembali.
“Jembatan darurat ini dibangun sebagai langkah cepat agar transportasi warga tidak terhambat. Insyaallah dalam waktu dekat jembatan permanen akan segera dikerjakan,” ujar Kurdi di sela-sela kegiatan.
Pengerjaan jembatan darurat ini turut melibatkan aparatur gampong setempat serta didukung penggunaan alat berat ekskavator untuk mempercepat proses penyelesaian.
Sebelumnya, jalan di kawasan tersebut amblas akibat tergerus derasnya arus air yang mengikis dasar box culvert sehingga menyebabkan badan jembatan terputus.
Berkat kerja sama berbagai pihak, pembangunan jembatan darurat berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.00 WIB dan kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
#Penulis : T. Ade Pratama
#Editor : Indra Kirana






