investigasibhayangkara.com||
Senin, 22 September 2025
Meulaboh — Pagi yang biasanya disambut dengan udara segar dan pemandangan indah di Desa Suak Pante Breuh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, berubah drastis sejak tiga hari terakhir. Kawasan ini diselimuti kabut asap tebal yang diduga berasal dari kebakaran lahan di sekitar wilayah tersebut.
Pantauan oleh Awak media pada Senin pagi, 21 September 2025, menunjukkan langit yang biasanya biru kini tertutup asap putih pekat. Kondisi ini membuat jarak pandang para pengendara, baik mobil maupun sepeda motor, terganggu saat melintasi jalan lintas provinsi.
Salah seorang warga yang ditemui di lokasi mengaku sangat terganggu dengan kondisi ini.
“Setiap pagi saat berangkat kerja terasa sekali asap masuk ke tenggorokan, terutama saat naik sepeda motor,” ujarnya. Ia berharap masalah ini segera ditangani sebelum berdampak lebih buruk pada kesehatan masyarakat.
Warga menduga asap berasal dari kebakaran lahan milik perusahaan PT. PAAL. Namun, saat dikonfirmasi oleh Awak media, pihak Humas PT. PAAL melalui stafnya, Ibu Yunita, membantah kebakaran terjadi di area perusahaan.
“Benar, ada kebakaran, tetapi bukan di lahan PT. PAAL. Kebakaran berada di lahan milik warga Desa Punge yang berbatasan langsung dengan area perusahaan,” jelasnya melalui pesan WhatsApp, Senin siang.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk memadamkan api, menyelidiki penyebab kebakaran, dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***





