Investigasi Bhayangkara com, OGAN ILIR – Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Gelar Operasional (Opsnal) yang diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Ogan Ilir serta seluruh Kapolsek jajaran di wilayah hukum Polres Ogan Ilir. Kegiatan berlangsung di Gedung Bhayangkari Polres Ogan Ilir pada Senin (27/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Gelar Operasional tersebut menjadi forum evaluasi, analisa, dan koordinasi dalam meningkatkan pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus membahas perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam arahannya, Kapolres Ogan Ilir menekankan pentingnya soliditas, komunikasi, dan sinergi antarbagian maupun seluruh Polsek jajaran dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks. Seluruh satuan fungsi diminta terus meningkatkan kinerja, pelayanan kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.
AKBP Rizka Aprianti memberikan perhatian khusus terhadap penanganan perkara pidana yang menjadi sorotan masyarakat maupun atensi pimpinan. Ia meminta agar setiap kasus ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga penyelesaiannya tidak berlarut-larut.
“Beberapa perkara pidana yang saat ini menjadi perhatian dan sorotan harus segera dituntaskan. Lakukan penyelidikan dan penyidikan secara maksimal, profesional, dan sesuai prosedur. Jangan sampai ada penanganan perkara yang berlarut-larut sehingga dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegas AKBP Rizka Aprianti.
Selain itu, dalam Gelar Operasional tersebut, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menjadi salah satu perhatian utama. Kapolres menginstruksikan seluruh Kapolsek beserta jajaran agar meningkatkan kesiapsiagaan dan lebih proaktif dalam melaksanakan langkah-langkah pencegahan, mengingat wilayah Kabupaten Ogan Ilir didominasi oleh kawasan pertanian dan lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran pada musim kemarau.
Kapolres meminta seluruh jajaran untuk mengintensifkan patroli terpadu, memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat. Ia juga menginstruksikan agar sosialisasi dan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar terus digencarkan hingga ke desa-desa yang rawan Karhutla.
“Jangan menunggu terjadi kebakaran baru kita bergerak. Kedepankan langkah preventif melalui patroli, edukasi, deteksi dini, dan sinergi dengan seluruh stakeholder. Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama karena dampaknya sangat luas, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun perekonomian,” tegas AKBP Rizka Aprianti.
Kapolres juga menginstruksikan seluruh Kapolsek dan Pejabat Utama agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota, mengoptimalkan kegiatan preventif maupun penegakan hukum, serta terus mengedepankan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang Presisi.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Ogan Ilir, IPTU Mansyur, A.Md.Kep., S.H., mengatakan bahwa Gelar Operasional menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas, termasuk penanganan perkara pidana dan pencegahan Karhutla.
“Melalui gelar operasional ini diharapkan seluruh jajaran memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan perkara secara profesional, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla melalui langkah-langkah pencegahan yang berkesinambungan,” ujar IPTU Mansyur.
Kegiatan Gelar Operasional berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Polres Ogan Ilir beserta seluruh jajaran dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Reporter:Salim
HMS RES OI








