Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru dengan Rekam Jejak di Reserse, Antiteror hingga Perencanaan Polri

Investigasibhayangkara.com,

JAKARTA — Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Wahyu Hadiningrat resmi dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Presiden Prabowo Subianto melantik Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan tersebut berlangsung bersamaan dengan pengangkatan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Wahyu menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo yang sebelumnya menduduki posisi Wakapolri.

Penunjukan tersebut menempatkan Wahyu sebagai salah satu pejabat utama dalam struktur kepemimpinan Polri. Sebelum dipercaya menjadi Wakapolri, ia memiliki pengalaman panjang di berbagai bidang kepolisian, mulai dari reserse, penanganan terorisme, kepolisian siber, hingga perencanaan dan anggaran.

Lulusan Akpol 1992

Wahyu Hadiningrat merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Ia dikenal memiliki perjalanan karier yang panjang di lingkungan Polri dengan pengalaman pada sejumlah fungsi strategis.

Sebagai perwira yang memulai karier pada bidang operasional dan reserse, Wahyu kemudian mendapat penugasan di berbagai posisi yang memperluas pengalaman profesionalnya.

ANTARA mencatat Wahyu merupakan satu angkatan di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merupakan lulusan Akpol 1991. Sepanjang kariernya, Wahyu belum pernah menjabat sebagai Kapolda.

Berpengalaman di Bidang Reserse dan Antiteror

Salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Wahyu adalah pengalaman di bidang reserse dan pemberantasan terorisme.

Ia pernah bertugas dalam penanganan perkara kriminal dan kemudian mendapat penugasan yang berkaitan dengan pemberantasan terorisme. Rekam jejak tersebut membuat pengalaman Wahyu mencakup penanganan kejahatan konvensional sekaligus ancaman keamanan yang bersifat khusus.

Sejumlah sumber juga mencatat keterlibatannya dalam penanganan kasus terorisme, termasuk perburuan jaringan teroris Dr. Azahari.

Pernah Menjabat Wakapolda Metro Jaya

Dalam perjalanan kariernya, Wahyu Hadiningrat pernah menduduki posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Wakapolda Metro Jaya.

Posisi tersebut menjadi salah satu jabatan strategis yang pernah diembannya sebelum kemudian memasuki jajaran pimpinan pusat Polri.

Pengalaman di wilayah hukum Polda Metro Jaya memberikan Wahyu pengalaman dalam menghadapi persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan metropolitan dengan kompleksitas tinggi.

Masuk ke Bidang Perencanaan dan Anggaran

Perjalanan karier Wahyu kemudian berkembang ke bidang perencanaan organisasi dan anggaran Polri.

Pada 18 Februari 2021, Wahyu menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena). Posisi tersebut berkaitan dengan fungsi perencanaan program, anggaran, kelembagaan, serta evaluasi kinerja di lingkungan Polri. Kementerian PANRB juga mencatat Wahyu sebagai Asrena Polri dalam sejumlah agenda pembahasan kelembagaan pada 2022 dan 2024.

Pada September 2024, struktur organisasi Polri mengalami perubahan menyusul Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2024. Jabatan Asrena kemudian menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena), dengan konsekuensi kenaikan pangkat dari Irjen menjadi Komjen. Wahyu kemudian dikukuhkan sebagai Astamarena.

Dari Astamarena Menjadi Wakapolri

Pengalaman panjang dalam perencanaan strategis dan pengelolaan anggaran menjadi bagian dari perjalanan Wahyu menuju jajaran pimpinan tertinggi Polri.

Setelah bertahun-tahun menjalankan tugas pada bidang perencanaan dan anggaran, Wahyu kemudian dipercaya mendampingi Kapolri sebagai Wakapolri.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantiknya pada 1 Oktober 2026. Keputusan tersebut sekaligus menandai terbentuknya kepemimpinan baru Polri bersama Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Profil Singkat

Nama: Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat
Pangkat: Komisaris Jenderal Polisi
Pendidikan: Akademi Kepolisian (Akpol) 1992
Jabatan terakhir sebelum Wakapolri: Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena)
Jabatan saat ini: Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri)
Mulai menjabat Wakapolri: 1 Oktober 2026
Kapolri: Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto
Pengalaman utama: Reserse, antiteror, kepolisian siber, perencanaan dan anggaran Polri.

Kepemimpinan Baru Polri

Dengan pengalaman yang mencakup fungsi operasional maupun manajerial, Wahyu Hadiningrat kini berada pada posisi strategis untuk mendukung pelaksanaan tugas Kapolri dalam memimpin organisasi Polri.

Sebagai Wakapolri, ruang lingkup tugasnya berada dalam jajaran pimpinan utama Polri. Ia akan mendampingi Kapolri dalam menjalankan kebijakan dan pengelolaan organisasi kepolisian nasional.

Penunjukan Wahyu juga menjadi bagian dari perubahan kepemimpinan Polri pada Oktober 2026, setelah Presiden Prabowo melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara.

Dengan perjalanan karier dari fungsi reserse, pengalaman antiteror, tugas di wilayah metropolitan, hingga bidang perencanaan dan anggaran, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat kini memasuki babak baru sebagai Wakapolri dalam kepemimpinan Polri periode 2026.

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

A

A