๐๐ป๐๐ฒ๐๐๐ถ๐ด๐ฎ๐๐ถ ๐ฏ๐ต๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ฐ๐ผ๐บ =
๐ง๐๐๐๐จ๐ฅ-๐ ๐๐ // : Diduga hilang kendali gegara melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalan umum desa lurang, sebuah mobil pick up daihatsu dmax DE8759CD menabrak sebuah rumah salah seorang warga desa Lurang, Kec. Wetar Utara, Kab. Maluku Barat Daya (MBD), lebih tepatnya pada jam 20.30 WIT, Senin malam (29/07/2024).
Diketahui, berdasarkan keterang Kapolres MBD AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Wa grup bersama wartawan menjelaskan bahwa, sesuai dengan lapora dari kapolsek wetar (Lurang) dan anggota polsek, Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum.
Kasus kecelakaan merupakan laka lantas tunggal mengakibatkan warga masyarakat yang sementara duduk di teras rumah, empat orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
Kronologis, Pengemudi (pelaku) : R.I.M, alamat desa Uhak, Kec. Wetar Utara, Kab. MBD, sementara mengendarai roda 4 (ran bak terbuka) daihatsu dmax DE8759CD tidak dapat mengendalikan kendaraan dimaksud yang berjalan dengan kecepatan tinggi, mengakibatkan kendaraan tidak dapat dikendalikan dan keluar jalur menabrak kelima orang korban yang saat kejadian berada di teras rumah.
Lebih lanjut, Wietono menyatakan bahwa ada upaya penyelamatan yang dilakukan oleh anggota polsek dan warga untuk membawa ke lima korban ke puskesmas dan klinik PT. BTR/ perushan tembaga yang berada di desa lurang, namun Empat orang tidak tertolong dan meninggal dunia, sedangkan satu korban mengalami luka berat. Pengemudi yang diduga kuat sebagai pelaku, saat ini telah diamankan di polsek dan selanjutnya akan dibawa ke Moa (Polres MBD).
“Dalam upaya penanganan yang cepat walau dalam konsi cuaca tidak baik dan wilayah kita ini kepulaun namun Kasat lantas Dan anggota unit laka polres MBD tetap semangat dan kompak untuk melakukan perjalanan ke pulau wetar.
Sejau ini anggota polsek wetar telah melakukan pengamanan di TKP dan telah melakukan pengambilan data bagi ke lima korban baik yang meninggal dunia dan luka berat: Berinisial “EK. Usia 14 tahun, jenis kelamin laki-laki, status pelajar SMP. “YD, usia 13 tahun, jenis kelamin perempuan, status pelajar SMP. “AT, jenis kelamin laki-laki, status pelajar SMP.
“FD, berusia 2 tahun, jenis kelamin perempuan. Ke Empat korban meningal dunia adalah warga Desa Lurang, Kec. Wetar Utara. Sedangkan Bagi korban luka berat berinisial SM, 21 tahun, jenis kelamin laki-laki, merupakan karyawan di perushan tambang, berasal dari Desa Uhak, Kec. Wetar Utara.
๐๐ค๐ฎ๐ณ / ๐ฟ๐ฒ๐ฑ









