JAKARTA — Kabar duka datang dari keluarga besar Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Istri almarhum, Meriati Hoegeng Roselani, wafat pada usia 100 tahun. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang mengenal keluarga Hoegeng sebagai simbol integritas dan keteladanan.
Meriati Hoegeng Roselani dikenal sebagai sosok pendamping setia Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Kapolri legendaris yang dikenang karena kejujuran, kesederhanaan, dan ketegasannya dalam menegakkan hukum. Dalam perjalanan hidupnya, Meriati kerap menjadi figur di balik keteguhan prinsip sang jenderal, sekaligus teladan dalam kesahajaan dan ketulusan.
Hingga usia senja, almarhumah dikenal tetap bersahaja dan jauh dari kehidupan bermewah-mewah. Nilai-nilai hidup yang dijalaninya sejalan dengan prinsip keluarga Hoegeng, yakni hidup jujur, sederhana, dan berintegritas.
Atas wafatnya Meriati Hoegeng Roselani, berbagai ucapan belasungkawa mengalir dari tokoh masyarakat, insan pers, hingga kalangan kepolisian.
Banyak pihak mengenang almarhumah sebagai bagian penting dari sejarah moral institusi Polri melalui keteladanan keluarga Hoegeng.
Semasa hidupnya, Meriati Hoegeng Roselani menjadi saksi perjalanan panjang pengabdian sang suami kepada bangsa dan negara. Kepergiannya di usia satu abad menutup lembaran panjang kehidupan yang penuh keteladanan.
Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.









