Polres Grobogan – Polda Jateng – Sebuah rumah sompok milik Djaliyem (62), warga Dusun Trembes RT 02 RW 01, Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, terbakar pada Minggu (30/8/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp5 juta.
Peristiwa itu awalnya diketahui Winarko (33), yang saat berada di rumah melihat kepulan asap dari rumah milik korban. Mengetahui hal tersebut, ia kemudian berteriak minta tolong.
Warga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan ke lokasi dan bersama-sama berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.Kejadian tersebut selanjutnya diteruskan kepada Polsek Gabus.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Gabus mendatangi lokasi kejadian. Petugas bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
Rumah milik Djaliyem diketahui merupakan bangunan berbentuk blondoran dengan tiang kayu berukuran sekitar 10 x 10 sentimeter. Bagian dinding rumah menggunakan anyaman bambu sehingga api dengan cepat membakar sejumlah bagian bangunan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mendaqtangi lokasi kejadian dan selanjutnya bersama warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan,” kata Kapolsek Gabus AKP Witoyo.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, rumah tersebut dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi. Di dalam bangunan hanya terdapat sejumlah perabotan rumah tangga seperti tempat tidur jenis dipan, kursi dan gerabah.
“Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik dari kabel yang sudah usang,” jelas Kapolsek Gabus.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sementara kerugian materiil yang dialami Djaliyem diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, terutama kabel yang sudah lama digunakan. Jika ditemukan kabel yang rusak atau sudah tidak layak, sebaiknya segera diganti untuk mencegah terjadinya korsleting dan kebakaran,” pungkas AKP Witoyo.









