Bupati Aceh Timur Tinjau Kondisi Rumah dan Bantu Biaya Pendidikan Siswa Yatim Piatu yang Hampir Putus Sekolah

investigasibhayangkara.com

jumat, 24 Oktober 2025

Aceh Timur – Kisah pilu seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk, bernama Muhammad Akbar (16), menyita perhatian publik. Akbar yang merupakan anak yatim dan tergolong dari keluarga kurang mampu ini nyaris putus sekolah karena keterbatasan biaya hidup.

Akbar bersama ibunya, Salami, tinggal di Gampong Seunubok Kuyun, Kecamatan Idi Timur. Rumah yang mereka tempati berada jauh di pedalaman kebun sawit, hanya dapat diakses melalui jalan berbatu dan sebuah jembatan darurat yang hanya berupa dua batang pohon pinang sebagai pijakan.

Pantauan awak media, Jumat (24/10/2025), rumah tersebut tampak sangat memprihatinkan.

Dindingnya terbuat dari anyaman rotan yang sudah rapuh, atap sebagian bocor, serta dapur yang hanya ditutup menggunakan spanduk bekas. Ruang tengah yang seharusnya menjadi ruang tamu justru difungsikan sebagai tempat menjemur pakaian dan menyimpan barang-barang seadanya.

Akbar mengaku, ia kerap tidak masuk sekolah dan lebih memilih bekerja serabutan untuk membantu kebutuhan sehari-hari bersama ibunya.

“Saya dengar dari kawan, nama saya sudah dicoret dari sekolah. Makanya saya tidak pergi lagi. Saya malu juga karena tidak ada biaya,” ujar Akbar dengan suara lirih.

Mengetahui hal itu, para guru kemudian melakukan kunjungan ke rumah Akbar. Mereka terkejut melihat kondisi rumah tersebut dan sepakat untuk membujuk Akbar agar kembali bersekolah.

Kisah ini akhirnya sampai ke telinga Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Tanpa menunggu lama, Bupati langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi Akbar dan ibunya secara langsung.

Setibanya di sana, Bupati tampak terdiam sejenak melihat kondisi rumah yang nyaris roboh. Tak berselang lama, terlihat sosok Akbar berlari dari kejauhan sepulang bekerja.

“Ini bukan sekadar soal sekolah. Ini tentang masa depan anak Aceh. Dan pemerintah tidak boleh membiarkan anak-anak kita kehilangan haknya hanya karena kemiskinan,” ujar Bupati Al-Farlaky.

Pada kesempatan itu, Bupati langsung memutuskan akan membangun rumah layak huni bagi Muhammad Akbar dan keluarganya, serta menanggung penuh biaya pendidikan Akbar hingga tamat SMA.

“Mulai hari ini, Akbar kembali sekolah. Pemerintah akan bantu semuanya. Rumah ini juga akan kita bangun layak huni secepatnya,” tegasnya di hadapan perangkat gampong dan pihak sekolah.

Mendengar keputusan tersebut, ibu Akbar tak mampu menahan tangis haru.


Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus bentuk keseriusan dalam mewujudkan pendidikan layak bagi seluruh anak di Aceh.


IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,