SEMARANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Jumat dini hari, 28 November 2025, di turunan Gombel, tepatnya Jl. Teuku Umar, kawasan Flyover Jatingaleh, Kota Semarang. Sebuah truk tronton bermuatan air mineral mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling ke kanan setelah sebelumnya melawan arus dan diduga mengalami rem blong saat melaju menurun.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan awal di lokasi, truk hilang kendali dan menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terguling dan menutup sebagian badan jalan. Sopir truk, Wahman (70), warga Wonosobo, dilaporkan MD di tempat akibat luka berat pada bagian kepala.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.15 WIB, saat truk melintas dari Jalan Setiabudi menuju Jatingaleh.
Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang sejak pagi hari, karena posisi truk yang terguling memakan setengah ruas jalan. Proses evakuasi membutuhkan alat berat berupa crane, sehingga penanganan berlangsung cukup lama.
Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menjelaskan bahwa truk sempat melawan arus sejauh sekitar satu kilometer, mulai dari arah Gombel Baru hingga Flyover Jatingaleh, sebelum akhirnya menabrak median dan terguling.
“Truk bermuatan air mineral tersebut diduga mengalami rem blong. Sopir meninggal dunia akibat luka berat, dan kami masih mengumpulkan barang bukti di lokasi,” ujarnya setelah proses evakuasi selesai sekitar pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tidak melibatkan kendaraan lain.
“Truk oleng setelah menabrak pembatas, kemudian terguling ke kanan. Korban sudah kami bawa ke RSUP Dr. Kariadi untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya, jumat (28/11).
Akibat kecelakaan ini, pihak kepolisian menutup akses masuk Flyover Jatingaleh dari arah selatan ke utara, dan arus dialihkan ke jalur bawah Gombel untuk mengurangi kemacetan. Median jalan di lokasi mengalami kerusakan akibat benturan keras truk.
Crane tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, dan proses evakuasi, termasuk pemindahan muatan air mineral, rampung sekitar pukul 10.00 WIB. Truk kemudian dibawa ke TP BB Baruna, Kecamatan Semarang Barat, sebagai barang bukti.
Setelah evakuasi selesai, arus lalu lintas di kawasan Jatingaleh – Gombel berangsur normal. Polisi mengimbau pengguna jalan tetap berhati-hati saat melintas di jalur menurun Gombel yang dikenal rawan kecelakaan. (Red)








