
Investigasi Bhayangkara Indonesia, Bangka Tengah
Bangka Tengah – Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) untuk semester I telah berstatus digital dengan skor 87,7 % dan menduduki peringkat ke-9 se-Wilayah Sumatera atau peringkat ke-6 Propinsi Bangka Belitung, Minggu (3/12/2023).
“Kita rutin melakukan evakuasi terhadap program yang sudah berjalan, agar menghasilkan peta jalan (roadmap) sebagai rekomendasi pembuatan kebijakan, koordinasi terkait pelaksanaan program kerja IETPD di Bangka Tengah sekaligus mendorong inovasi percepatan dan perluasannya, dan mengintegrasian ekonomi serta keuangan digital,” jelas Algafry Rahman.
Lebih lanjut Algafry Rahman menyampaikan ketinggalan tersebut bisa diperbaiki.
“Semoga kita dapat mengejar ketinggalan status ini untuk di semester kedua. Untuk itu diharapkan kerjasama semua pihak dalam mengatasi dan menggali apa saja potensi yang bisa meningkatkan nilai IETPD Kabupaten Bangka Tengah,” ungkapnya.
Selanjutnya dijelaskan Ketua Pelaksana Harian TP2DD Bangka Tengah, Sugianto mengatakan untuk meningkatkan digitalisasi transaksi keuangan daerah adalah salah satunya OPD bisa menjadi agen perubahan.
“Nanti kita bisa beri reward bagi ASN bisa mendukung penggunaan digitalisasi transaksi keuangan daerah, dan untuk OPD yang mengelola restribusi diharapkan bisa mengedukasi masyarakat bagaimana cara menggunakan transaksi online atau digital ini. Memang butuh kerja keras edukasi, tapi secara bertahap bisa,” pungkas Sugianto.-
(Ach IBI).







