Investigasi Bhayangkara Indonesia | Jakarta- Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Perempuan (GMP3) kembali mendatangi gedung Kemendagri, mereka menyampaikan aspirasi di depan kantor Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya integritas pejabat publik dan perlindungan terhadap setiap warga negara yang menyampaikan pengaduan terutama dikalangan perempuan, Rabu (22/07/2026).
Aksi ini merupakan jilid ke dua, mengingat tidak ada nya tindakan yang tegas dari kementerian dalam negeri terhadap gubernur Banten, yang notabene Kemendagri adalah pembina bagi seluruh kepala daerah yang ada di Indonesia.
Elfian Selaku Korlap aksi dalam orasinya, mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk:
- Memonitor perkembangan penanganan laporan oleh lembaga yang berwenang.
- Memanggil dan memeriksa Bapak Andra Soni Selaku gubernur Banten, sesuai kewenangan Kemendagri apabila nantinya ditemukan pelanggaran etika atau ketentuan yang berlaku.
- Memastikan tidak ada pihak yang menghalangi proses penyampaian pengaduan maupun pemeriksaan.
- GMP3 akan terus melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendagri, sampai gubernur Banten diperiksa atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan.
GMP3 mendorong penegakan hukum yang adil, transparan, akuntabel, serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional tanpa intervensi.
Selanjutnya korlap aksi juga menyampaikan bahwa Minggu depan akan kembali melakukan aksi demonstrasi didepan gedung Kemendagri jika tidak ada tindakan tegas yang dilakukan. (YG).








