Tiakur, investigasibhayangkara.com~ Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya untuk terus membangun daerah melalui penguatan sumber daya manusia, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pemanfaatan berbagai peluang strategis demi mewujudkan MBD yang semakin maju dan berdaya.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Maluku Barat Daya di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Selasa (21/7/2026).
Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi Kabupaten Maluku Barat Daya sebagai momentum mempererat persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memperbarui komitmen untuk terus membangun daerah.
Mengawali sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta upacara memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan-Nya sehingga Kabupaten MBD dapat memasuki usia ke-18.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pendiri, pejuang, dan perintis pemekaran Kabupaten MBD yang telah meletakkan fondasi bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurut Bupati, peringatan HUT ke-18 tahun ini dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan efisiensi anggaran. Namun, kesederhanaan tersebut tidak mengurangi makna perayaan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah selama 18 tahun.
“Kita mungkin melaksanakan upacara secara sederhana, tetapi semangat membangun daerah tidak boleh sederhana. Yang kita butuhkan adalah persatuan, kebersamaan, dan saling membantu untuk membawa MBD semakin maju,” ujarnya.
Bupati mengatakan pembangunan di MBD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kepercayaan masyarakat, perluasan kesempatan berusaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengungkapkan, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan capaian yang positif. Pertumbuhan ekonomi terus meningkat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mengalami kenaikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) membaik, dan angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan.
Meski demikian, Noach mengingatkan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam upaya menurunkan angka kemiskinan yang masih berada di atas rata-rata nasional.
“Kalau daerah lain berjalan menuju harapan, maka MBD tidak boleh hanya berjalan. Kita harus berlari agar mampu mengejar ketertinggalan dan sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” tegasnya.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta seluruh elemen masyarakat atas sinergi yang telah terbangun dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sehingga Pemerintah Kabupaten MBD mampu meraih berbagai prestasi dan penghargaan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti dimulainya groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela pada 16 Juli 2026 sebagai tonggak penting pembangunan di kawasan selatan Provinsi Maluku.
Menurutnya, proyek strategis nasional tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mengajak petani meningkatkan produktivitas pertanian, nelayan memperkuat sektor perikanan, serta generasi muda mempersiapkan diri melalui peningkatan kompetensi agar mampu bersaing dalam berbagai peluang kerja yang akan terbuka ketika proyek mulai beroperasi.
“Kita tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri. Kita harus menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, mulai sekarang kita harus mempersiapkan mental, keterampilan, pendidikan, dan kualitas sumber daya manusia,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan awal pelaksanaan visi dan misi Pemerintah Kabupaten MBD periode 2025–2030. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal, pemerintah daerah tetap berkomitmen melaksanakan program-program prioritas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten MBD.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menyertai setiap langkah pembangunan kita dan merestui cita-cita bersama menuju MBD yang lebih maju, sejahtera, adil, dan makmur,” tutupnya, yang disambut pekikan semangat “Kalwedo!” dari seluruh peserta upacara. (Diskominfo MBD)









