investigasibhayangkara.com
Sanggau Kalbar,
Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kembali Marak di Mapai Desa Semerangkai Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat,Hutan dan Lingkugan rusak, air tercemar karena Limbah PETI, keluhan masyarakat pun di abaikan penambang.
Aktivitas penambang ilegal yang berada di Mapai yang sudah cukup lama beraktivitas, namun belum pernah tersentuh hukum, cukong dan pemilik Tanah/Lokasi sepertinya tenang- tenang saja.
Saat di hubungi via Washap salah seorang warga Mapai berinisial ” S ” pada Selasa ( 12-12) mengatakan,
lebih kurang 30 set Dompeng yang sedang beroperasi ini di bebani uang tancap untuk mesin yang baru masuk Rp 2,5 juta dan bagi hasil perset 15% untuk tuan tanah perminggu, ini tidak jadi masalah bagi penambang, dan bahkan setiap minggu selalu bertambah yang bekerja.
” saya juga sempat ikut kerja kemaren cuma tidak lama lalu berhenti karena tidak mampu.” katanya.
Maraknya tambang ilegal di Mapai ini menjadi angin segar bagi Anggi yang merupakan pemasok BBM jenis Solar ke Dompeng -dompeng,dan Anggi ini juga merupakan Informan oknum aparat penegak hukum dan para penambang,apabila ada Tim yang akan merazia penambang,maka Anggi lah yang akan menginformasikan.
Menurut salah seorang tokoh masyarakat di Desa Semerangkai berinisial M saat di hubungi via telpon seluler beberapa hari yang lalu mengatakan, saat ini Tambang Emas di Mapai kembali marak para pekerja dan cukong banyak dari luar dan ada sebagian warga Semerangkai juga.
” Beberapa hari yang lalu
mereka para penambang Emas ada memberikan bantuan berupa uang senilai Rp 10 juta untuk di sumbangkan di Masjid- masjid yang berada di Desa Semerangkai, kami tidak tau apa maksud dan tujuan mereka memberikan sumbangan tersebut, ” cetusnya.
Informasi yang berhasil di himpun dan di dapat dari berbagai sumber mengatakan,pemilik tanah bernama Er sengaja menyewakan tanahnya untuk di kerjakan dengan Pola bagi hasil,emas yang di dapat setiap hari harus di timbang,agar di ketahui penghasilan perset Dompeng setiap harinya dan di saksikan pemilik tanah langsung.
Warga Semerangkai berharap kepada semua pihak terkait untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku PETI di Mapai ini.
Samapi berita ini di naikan Kepala Desa Semerangkai belum dapat di hubungi.
(44N)



