Investigasibhayangkara.com
Kota Semarang – Dalam upaya memastikan suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang bekerja sama dengan Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (PP MPC) Kota Semarang menggelar acara sosialisasi penting mengenai pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Acara ini berlangsung di Joglo Astabrata Club, Semarang, dengan dihadiri berbagai tokoh penting dari KPU, PP MPC, serta organisasi terkait.
Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 27 November 2024, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tertanggal 2 Januari 2024, menjadi perhatian utama dalam sosialisasi ini. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat dan seluruh elemen terkait tentang pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi melalui Pilkada. Pemahaman ini diharapkan dapat mendorong kesadaran politik masyarakat, sehingga tercipta pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
Dalam sambutannya, Ketua PP MPC Kota Semarang, Moch Imron, SH, M.Hum, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada KPU Kota Semarang atas kerjasamanya dalam menyosialisasikan Pilkada 2024. “Saya ucapkan terima kasih kepada KPU Kota Semarang atas bantuan dan kerjasamanya dalam menyosialisasikan Pilkada 2024. Semoga dengan adanya sosialisasi ini, Pilkada serentak nanti dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah dan sesuai dengan harapan rakyat,” ujar Moch Imron dalam acara yang digelar pada Jumat, 23 Agustus 2024.
Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan Pilkada di Kota Semarang. Di antaranya adalah komisioner KPU Kota Semarang, Agung Nugroho, Tokoh agama, KH Fahrurozi, Ketua PP MPW Jawa Tengah, H. Bambang Eko Purnomo, SE, SH, Komandan KOTI Jawa Tengah, Bayu prasetyo nugroho, Ketua Jagaraga PP MPC Kota Semarang, S. Herman, Komandan KOTI Kota Semarang, serta BPPH MPC Kota Semarang. Selain itu, turut hadir pula para Ketua Sekretaris dan Bendahara (KSB) PP PAC dari seluruh Kota Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Agung Nugroho, Komisioner KPU Kota Semarang, menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dan organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila dalam mensukseskan Pilkada 2024. “Partisipasi aktif dari masyarakat dan berbagai organisasi merupakan kunci utama dalam menyukseskan Pilkada. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, kesadaran akan pentingnya pemilihan yang demokratis dan sesuai aturan hukum semakin meningkat,” jelas Agung Nugroho.
Pemuda Pancasila sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya suasana demokratis yang kondusif di berbagai daerah. Melalui kepemimpinannya di tingkat cabang, Pemuda Pancasila Kota Semarang berkomitmen untuk terus mendukung program-program KPU dalam rangka mewujudkan Pilkada yang damai dan lancar.
H. Bambang Eko Purnomo, SE, SH, Ketua PP MPW Jawa Tengah, dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemuda Pancasila akan selalu berada di garis terdepan dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan selama proses Pilkada. “Pemuda Pancasila siap mendukung penuh pelaksanaan Pilkada 2024, mulai dari proses sosialisasi hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan. Kami akan bekerja sama dengan KPU dan pihak terkait lainnya untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik,” tegas H. Bambang Eko Purnomo.
Sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Semarang dan PP MPC Kota Semarang ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada 2024. Dengan memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai proses pemilihan, hak dan kewajiban pemilih, serta tahapan-tahapan penting lainnya, diharapkan masyarakat lebih siap dan antusias dalam mengikuti Pilkada.
KH Fahrurozi, salah satu tokoh agama yang turut hadir, menekankan bahwa sosialisasi yang dilakukan secara masif dan merata akan memberikan dampak positif bagi kualitas demokrasi di Indonesia. “Pemahaman yang baik tentang proses demokrasi akan membawa masyarakat pada kesadaran akan pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar amanah dan mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya,” ujar KH Fahrurozi.
Dalam penutup sambutannya, Ketua PP MPC Kota Semarang, Moch Imron, menyampaikan harapannya agar Pilkada serentak tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Pancasila Kota Semarang akan terus berkomitmen untuk mendukung seluruh tahapan Pilkada, mulai dari sosialisasi, pengawasan, hingga pengawalan suara rakyat.
“Kami berharap Pilkada 2024 ini dapat melahirkan pemimpin yang sidiq dan amanah, yang mampu membawa Kota Semarang dan daerah lainnya menuju masa depan yang lebih baik. Pemuda Pancasila akan selalu siap mendukung dan mengawal proses demokrasi ini hingga tuntas,” pungkas Moch Imron.
KPU Kota Semarang juga menyampaikan harapan yang sama. Agung Nugroho menambahkan bahwa seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan Pilkada. “Kami dari KPU Kota Semarang berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024. Mari bersama-sama kita wujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas, demi masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” tutup Agung Nugroho.
Acara sosialisasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara KPU dan organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila dapat menciptakan kolaborasi yang positif dalam mendukung pelaksanaan Pilkada. Dengan terus menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik, diharapkan seluruh tahapan Pilkada 2024, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Melalui acara ini, KPU Kota Semarang dan PP MPC Kota Semarang telah menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung demokrasi yang berkualitas dan berintegritas. Sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi informasi, tetapi juga sebagai wujud nyata dari partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kualitas demokrasi di Indonesia.(Hardi)









