Investigasibhayangkara.com||
Minggu, 5 April 2026
Aceh Barat – Aktivitas Perusahaan pertambangan Emas yang diduga dilakukan oleh PT. KPPA di sepanjang aliran Sungai Woyla memicu keresahan serius di tengah masyarakat.
Dugaan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan bukan hanya mengancam kelestarian alam, tetapi juga memukul langsung sumber penghidupan warga yang bergantung pada sungai tersebut.
Pantauan dan keluhan warga menyebutkan, kondisi air Sungai Woyla kini jauh dari kata normal.
Air yang dulunya jernih berubah menjadi kuning pekat, bahkan disebut-sebut terjadi hingga lebih dari 60 kilometer dari titik aktivitas tambang.
Perubahan drastis ini menimbulkan dugaan kuat adanya pencemaran yang tidak terkendali.
“Sekarang sangat sulit mencari ikan dan udang.
Airnya keruh, hasil tangkapan menurun drastis,” ungkap salah satu warga yang menggantungkan hidup dari sungai.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keberlangsungan ekosistem sungai.
Biota air yang menjadi bagian penting dari rantai kehidupan di Sungai Woyla disebut mulai berkurang secara signifikan.
Ironisnya, di tengah situasi yang kian mengkhawatirkan, sikap pemerintah daerah dinilai belum menunjukkan ketegasan.
Masyarakat mempertanyakan langkah Tegas dari Bupati Aceh Barat serta Ketua DPRK dalam menyikapi persoalan yang dinilai sudah masuk kategori darurat lingkungan ini.
Desakan pun menguat agar pemerintah tidak tinggal diam.
Warga meminta adanya investigasi menyeluruh, transparansi terhadap aktivitas perusahaan, serta tindakan tegas jika terbukti terjadi pelanggaran terhadap aturan lingkungan.
“Jangan tutup mata. Ini menyangkut hidup orang banyak dan masa depan lingkungan,” tegas warga lainnya.
Kasus ini menjadi ujian nyata bagi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi hak-hak masyarakat.
Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin dampak yang ditimbulkan akan semakin meluas dan sulit dipulihkan.(***)
@ Gubernur provinsi Aceh
@Wakil Gubernur provinsi Aceh
@DPR RI KOMISI 3
@DPRA
@DPD RI
@DPR RI
@BUPATI ACEH BARAT
@WAKIL BUPATI ACEH BARAT
@KETUA DPRK ACEH BARAT
@DPRK ACEH BARAT
@Kadis DLHK ACEH BARAT
@Kadis Dlhk provinsi Aceh
Redaksi Liputan :
(T. ADE PRATAMA)
#Kabiro Tim Media investigasi bhayangkara Aceh









