Tiakur, investigasibhayangkara.com~ Keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri tahun 2026 menjadi prioritas utama di wilayah Maluku Barat Daya (MBD). Menanggapi hal tersebut, Polres MBD menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral pada Senin (02/03/2026) untuk memastikan seluruh instansi berada dalam satu komando yang solid.
Bertempat di Ruang Rapat Polres MBD, kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini bukan sekadar seremoni. Rakor ini menjadi wadah krusial untuk membedah kesiapan operasional dari berbagai lini, mulai dari ketahanan pangan hingga mitigasi bencana alam.
Kapolres Maluku Barat Daya bersama Wakil Bupati MBD memimpin langsung jalannya rapat yang juga dihadiri oleh perwakilan Kodim 1511/P. Moa, Kejaksaan Negeri, serta jajaran pimpinan OPD terkait.
“Kunci keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini adalah koordinasi yang presisi. Kita tidak hanya bicara soal lalu lintas, tapi juga stabilitas harga pangan dan kenyamanan wisatawan di MBD,” ujar salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut.
Dalam rakor yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIT ini, para peserta menyimak pemaparan materi komprehensif dari tingkat pusat yang mencakup:
- Stabilitas Pangan & Energi: Laporan dari Badan Pangan Nasional dan Pertamina memastikan distribusi kebutuhan pokok dan BBM tetap aman.
- Mitigasi Cuaca & Bencana: Arahan dari BMKG dan BNPB menjadi acuan kewaspadaan mengingat kondisi geografis kepulauan di MBD.
- Infrastruktur & Transportasi: Kesiapan jalur dan armada menjadi sorotan utama dari Kementerian PU, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.
- Kamtibmas: Arahan strategis dari Kapolri dan Menko PMK mengenai pengamanan rumah ibadah dan pusat keramaian.
Kehadiran Wakil Bupati dan jajaran asisten Pemda MBD menunjukkan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung Polri dan TNI. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari sektor pariwisata hingga logistik, Operasi Ketupat 2026 di Bumi Kalwedo diharapkan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. (Humas Polres)









