Investigasibhayangkara.com,
Jembrana,- kasat Narkoba polres jembrana AKP I G.Ngurah Made Dwi A.kumara,S.H.,M.A.P., menjadi Narasumber Dalam sosialisasi tetang bahaya Narkoba serta Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, terus digencarkan Polres Jembrana. Kepada puluhan siswa SMK Taman pendidikan 45(T45) Negara , Rabu(3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK TP 45 Negara tersebut diikuti oleh 54 siswa dan siswi, serta dihadiri Kepala Sekolah I Gusti Ayu Ketut Sukartini, S.S., para dewan guru.
Sosialisasi diawali dengan pemutaran video edukasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan individu maupun keharmonisan keluarga. Selanjutnya, para siswa mendapatkan materi mengenai pengertian narkoba, jenis-jenis narkotika yang sering disalahgunakan, ancaman pidana bagi pengguna maupun pengedar, serta langkah-langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Kasatresnarkoba AKP I G. Ngurah Made Dwi A. Kumara memberikan motivasi kepada para siswa agar fokus meraih cita-cita serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam memerangi peredaran gelap narkoba.
“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga. Jangan pernah mencoba narkoba karena dampaknya sangat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masa depan. Kami mengajak para siswa untuk berani menolak, mencegah, dan melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar,” tegas AKP Dwi Kumara.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Satresnarkoba Polres Jembrana turut mensosialisasikan layanan pengaduan Polri melalui Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai tindak kejahatan, termasuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Jembrana IPDA I Putu Budi Arnaya mengapresiasi sinergi dunia pendidikan dalam mendukung upaya pencegahan narkoba sejak dini.
“Pencegahan narkoba membutuhkan peran bersama. Melalui edukasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang kuat untuk menjauhi narkoba serta berani melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika melalui layanan Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat.
(Agung)









