investigasibhayangkara.com
Jakarta _ Dalam keterangan nya Sekretaris Jenderal KBPP Polri, Paul Alexander Oroh, naik pitam setelah mengetahui ada oknum yang mencatut nama besar Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) untuk kepentingan pribadi, termasuk bisnis ilegal dan perbuatan tercela.
Dalam pernyataan kepada Media Investigasi Bhayangkara Indonesia (IBI), Sekjen menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam menghadapi tindakan yang mencoreng nama organisasi yang telah ia jaga selama dua dekade.
“Saya sebagai Sekjen menjaga garda organisasi untuk menjaga marwah nama baik KBPP Polri yang sudah 20 tahun saya jaga benar-benar dari para oknum yang mencatut dan menyalahgunakan nama KBPP Polri untuk kepentingan bisnis ilegal serta perbuatan tercela!” tegasnya dengan penuh kemarahan.
Menurutnya, KBPP Polri adalah organisasi yang memiliki misi bimbingan masyarakat dan mendukung penuh program Presisi Polri. Maka dari itu, setiap upaya penyalahgunaan nama organisasi akan ditindak tegas tanpa kompromi.
Sekjen Paul Alexander Oroh, yang juga menjabat sebagai Ketua LBH Putra Bhayangkara, Dewan Penasehat di media Investigasi Bhayangkara Indonesia menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah hukum terhadap para oknum yang diduga mencatut nama KBPP Polri.
“Demi menjaga marwah dan citra organisasi, saya selaku Sekjen dan Ketua LBH Putra Bhayangkara, akan melaporkan pencatutan nama KBPP Polri ini kepada oknum berinisial Gust,” tegasnya.
Paul menegaskan, disamping menjaga nama baik organisasi, tindakan hukum ini dilakukan juga sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba merusak integritas KBPP Polri.
“Kami akan menyeret para pelaku ke jalur hukum, jangan coba bermain api dengan organisasi besar seperti KBPP Polri!” tambahnya.
Media Investigasi Bhayangkara Indonesia sebagai Media Binaan Polri juga akan terus mengawal perkembangan kasus ini dalam proses hukunya nanti.
(Red.)









