Investigasi Bhayangkara Indonesia| Banten- Apa itu Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)? Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri meningkat secara terus-menerus. Bayangkan selang air yang terus-menerus dialiri air bertekanan tinggi — lama-lama bisa bocor atau pecah. Begitu juga dengan pembuluh darah kita. Hal itu disosialisaikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten melalui Seksi P2PMTM, Rabu (23/07/2025).
Dalam sosialisasi tersebut, Seksi P2PMTM pun memberikan pedoman bagaimana cara mengetahui kita terkena hipertensi?
Satu-satunya cara pasti yaitu dengan harus ukur tekanan darah secara rutin.jika nilai tekanan darah normal: <120/80 mmHg, dan andai hasilnya: 130–139 / 80–89 mmHg harus segera waspada! Prehipertensi ≥140 / 90 mmHg itu sudah masuk kategori hipertensi.
Lanjut Seksi P2PMTM, perlu diingat bahwa tekanan darah tinggi kenapa dissebut “Pembunuh Diam-Diam”?
Karena banyak orang yang tidak menyadari dirinya mengidap hipertensi hingga mengalami komplikasi serius seperti:
Serangan jantung, stroke, gagal ginjal, gangguan penglihatan, kematian mendadak
80% penderita hipertensi tidak merasakan gejala sama sekali! Inilah yang membuatnya dijuluki “The Silent Killer.”
Kemudian masih menurut informasi Seksi P2PMTM, menjelaskan bahwa Siapa yang Berisiko? Anda berisiko lebih tinggi jika: Usia di atas 40 tahun, Kelebihan berat badan (obesitas), Kurang gerak/olahraga, Sering konsumsi makanan asin, berlemak, dan cepat saji, Stres berlebihan, Merokok & konsumsi alkohol, Riwayat keluarga dengan hipertensi.
Pada akhir sesi sosialasi, Seksi P2PMTM menerangkan bahwa bahaya tekanan darah tinggi masih bisa dicegah da bisa Dikendalikan! Berikut langkah-langkah sederhana untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi: Periksa tekanan darah secara berkala, kurangi konsumsi garam (maks. 1 sendok teh per hari), Aktif bergerak minimal 30 menit/hari, pilih makanan sehat: lebih banyak sayur, buah, dan protein sehat, kelola stres dengan teknik relaksasi, berhenti merokok dan alkohol, minum obat sesuai anjuran dokter (bagi yang sudah terdiagnosis). (Adv).









