Pembangunan Pengaman Pantai Tondowolio Wujud Kepedulian Pemerintah Dalam Menjaga Keselamatan Fasilitas Umum Dan Kawasan pemukiman.

Investigasi Bhayangkara Indonesia. Com Sultra-

Sesuai keterangan tertulis yang dikeluarkan pihak Satker SNVT PJSA Sulawesi IV,bahwa abrasi pantai yang terjadi di Kabupaten Kolaka sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, karna abrasi yang terjadi mampu menenggelamkan daratan dan mempersempit wilayah daratan, dan apabila tidak diatasi daerah daerah yang agak permukaannya rendah dapat tenggelam dapat mengancam keberadaan fasilitas umum fasilitas sosial dan kawasan yang memiliki nilai ekonomis, seperti pantai Tondowolio Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara.

Terkait hal tersebut untuk mencegah kerusakan dan penanganannya, melalui proyek pengaman pantai Satker Snvt Pjsa Sulawesi Wilayah IV, pada tahun 2026 melaksanakan kegiatan pembangunan pengaman pantai Tondowolio bersifat Lanjutan dengan konstruksi growing T dan tembok laut.

Kehadiran proyek pengaman pantai di Desa Tondo Wolio mendapat testimoni respon positif dari warga salasatunya dari kepala SMK tanggetada Tabing Spd , Mpd.

“Proyek pengaman pantai (seawall/revetmen) di Kabupaten Kolaka, termasuk di Tondowolio, yang secara horizontal berhadapan lansung dengan SMK Tanggetada,ini sangat vital untuk menyelamatkan wilayah pesisir. Proyek ini difokuskan untuk menahan gelombang pasang, mencegah abrasi parah yang menggerus daratan, serta melindungi kawasan sekolah dan kawasan permukiman serta fasilitas umum dari ancaman kerusakan, mengurangi kecemasan siswa dan warga sekitar.

Tabing berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dan mendukung proyek ini karena proyek pengaman pantai demi keselamatan.

“Kami berharaf kepada semua pihak agar jeli melihat azas manfaat dari proyek ini,kami minta agar mendukung proyek ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu, mengingat proyek pengaman pantai merupakan proyek vital bagi keselamatan warga pesisir dan lingkungan nya,serta dapat mengamankan lingkungan Pendidikan dan berharap memberi multi efek ekonomi bagi warga pesisir” Imbuhnya,

Berdasarkan penelusuran di LPSE Kementerian PUPR proyek ini dimenangkan oleh PT Tri artha Mandiri (PT TAM) yang beralamat di Kota Makassar, dengan Nilai Proyek Rp. 18 . 445,062.000.00(Ibnu)

IRJEN P SANDI

IRJEN P SANDI

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN P[OL ANDRY WIBOWO

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN POL IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

IRJEN IWAN KURNIAWAN

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.,

A

A