Investigasibhayangkara.com, 3 Agustus 2025 – Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, mendorong Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) untuk berperan aktif dalam mendukung program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Pesan itu disampaikan Menteri Maman saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KBPP Polri 2025 yang digelar di Depok, Senin (28/7). Dalam sambutannya, ia menyebut KBPP Polri sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi inklusif berbasis masyarakat.
“KBPP Polri memiliki potensi besar menjadi agen perubahan di masyarakat. Banyak kadernya adalah pelaku usaha, pemimpin komunitas, dan penggerak sosial,” ujar Menteri Maman, dikutip dari siaran pers Kementerian UMKM, Rabu (30/7).
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM dan KBPP Polri. MoU ini mencakup kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan rasio kewirausahaan nasional.
Menteri Maman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap KBPP Polri bisa menjadi bagian dari motor penggerak UMKM yang mandiri, tangguh, dan kompetitif.
“Saya mendorong KBPP Polri agar ikut mendirikan dan mengelola Satuan Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) seperti yang telah diresmikan oleh Kapolri secara serentak beberapa waktu lalu,” katanya.
Lebih lanjut, Menteri Maman menilai keterlibatan KBPP Polri dalam program MBG dan KDMP akan berdampak nyata bagi penguatan ekonomi kerakyatan, sekaligus menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh pelosok negeri.
Rapimnas KBPP Polri, menurutnya, bukan hanya ajang konsolidasi internal, tetapi juga momen strategis untuk membangun visi kolektif dalam menjawab tantangan ekonomi digital sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan.









