KENDAL — Polres Kendal melaksanakan kegiatan tracing tuberkulosis (TB) di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangsari bersama petugas Program TB Puskesmas Kendal 2 sebagai upaya mendeteksi dini dan memutus rantai penularan TB di masyarakat.
Kegiatan tracing TB ini merupakan tindak lanjut program Bakti Kesehatan bertajuk “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” yang diluncurkan Kapolda Jawa Tengah pada 25 Mei 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas yang bertugas sebagai Polisi Tracer TB bersama petugas kesehatan mendatangi warga yang diduga menderita TB paru. Petugas dibekali perlengkapan tracing berupa masker, sarung tangan latex, hand sanitizer, dan pot dahak untuk mendukung pemeriksaan kesehatan di lapangan.
Selain melakukan pendataan dan penelusuran kasus, petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya TB paru, cara pencegahan penularan, serta pentingnya pemeriksaan dan pengobatan secara tuntas. Warga yang diduga mengalami gejala TB diberikan masker dan pot dahak untuk pengambilan sampel sputum yang selanjutnya akan diperiksa menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM).
Kasi Dokkes Polres Kendal IPDA Eka Bayu Wicaksana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam penanggulangan tuberkulosis sekaligus upaya memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami bersama petugas kesehatan melakukan tracing dan edukasi kepada warga agar kasus TB dapat ditemukan lebih dini. Harapannya, masyarakat yang terindikasi TB segera menjalani pemeriksaan dan pengobatan sampai tuntas sehingga rantai penularan dapat diputus,” ujar IPDA Eka Bayu Wicaksana.
Berdasarkan data tahun 2025, estimasi kasus TB di Indonesia mencapai 1.092.000 kasus, sementara kasus yang telah ternotifikasi sebanyak 856.420 kasus. Cakupan pengobatan TB diperkirakan baru mencapai 78 persen, sehingga masih terdapat sejumlah kasus yang belum terdeteksi maupun mendapatkan pengobatan. Jawa Tengah sendiri menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kasus TB yang tinggi dengan temuan mencapai 105.428 kasus.
Melalui kegiatan tracing tersebut, Polres Kendal bersama jajaran kesehatan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan penanganan TB, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, dan warga dalam menjaga kesehatan lingkungan.







