Investigasi Bhayangkara Indonesia|Serang- Dalam arahan Apel Pagi pada hari Senin tanggal 25 Mei 2026, Direktur RSUD Banten menyampaikan pentingnya penerapan budaya hemat energi secara konsisten di seluruh lingkungan rumah sakit sebagai bentuk komitmen bersama terhadap efisiensi dan kedisiplinan kerja. Ditekan kan bahwa
Menurut Danang, Direktur RSUD Banten, bahwa program hemat energi terdiri dari dua kelompok yaitu jangka panjang dan jangka pendrk. Program jangka panjang adalah pembangunan budaya hemat energi dan program jangka pendek adalah pelkasaan penghematan energi dj ruangan.
Pada program pembangunan budaya, ditargetkan pada penghematan penggunaan lift dengan tidak menggunakan lift bagi seluruh pegawai yg tidajk sakit dan tidak membawa barang berat serta naik tdk lebih dari 3 lantai. Untuk ketiga hal wajib memakai tangga.
“Sedangkan untuk program jangka pendek diwajibkan kepada setiap pegawai untuk mematikan seluruh peralatan listrik saat sudah tidak digunakan. Dan AC hanya diatur pada suhu” pungkasnya. (Adv).









